Waspada, 1 Juta Data Pengguna Facebook Dicuri Lewat Aplikasi Palsu

Facebook.
Sumber :
  • The Guardian

VoxPop Tekno Facebook mengumumkan kemungkinan 1 juta lebih penggunanya telah dicuri data login mereka lewat aplikasi palsu yang ada di Android dan iOS. Dalam penelitian yang dilakukan tim keamanan facebook ditemukan lebih dari 400 aplikasi Android dan iOS yang berbahaya.

img_title Jual-Beli Satwa Dilindungi Lewat Facebook Dibongkar Kemenhut, 7 Burung Langka Disita di Jayapura

"Peneliti keamanan kami telah menemukan lebih dari 400 aplikasi Android dan iOS berbahaya tahun ini yang dirancang untuk mencuri informasi mengenai login facebook dan membahayakan akun orang," kata David Agranovich, Direktur Gangguan Keamanan Facebook.

iPhone dengan iOS vs Samsung berbasis Android.

Photo :
  • XDA Developers
img_title 7 Game Gratis Mobile untuk Android dan iPhone, Mana yang Memberikan Pengalaman Bermain Lebih Memuaskan?

Lebih lanjut Agranovich menjelaskan bahwa aplikasi-aplikasi palsu tersebut telah diunggah ke app stores Apple dan Google Play dengan menyamar sebagai aplikasi yang sah dan terkesan resmi. Beberapa diantaranya juga ada yang menyamar sebagai perangkat lunak pengedit foto, game-game gratis hingga pemutar musik.

Jumlah pencurian tentu berpotensi akan terus bertambah mengingat saat ini IOS Apple dan Android Google merupakan dua sistem operasi ponsel yang saat ini paling banyak digunakan di dunia pada perangkat ponsel dan  tablet. 

img_title Samsung Galaxy A26 5G vs Redmi Note 14 5G: Perbandingan Mendalam Fitur AI, Kamera, dan Dukungan Update Android

Transfer dari Android ke iOS.

Photo :
  • Pixabay

Facebook sendiri telah melakukan tindakan nyata dengan menghapus aplikasi-aplikasi berbahaya tersebut dari toko aplikasi iOS dan Android sebelum kabar pencurian ini diumuman. Sebagai catatan, sekitar 10 persen dari program palsu tersebut ada di Apple App Store.

“Kami juga memperingatkan orang-orang yang mungkin secara tidak sadar mengkompromikan akun mereka dengan mengunduh aplikasi ini dan membagikan kredensial mereka, dan kami juga sekarang membantu mengamankan akun mereka,” kata Agranovich.

Aplikasi semacam itu bekerja dengan menyalin tampilan dan nuansa fitur seperti tombol masuk atau sign in Facebook. Alih-alih memeriksa nama pengguna dan kata sandi dengan server Facebook, aplikasi jahat hanya mengirimkannya ke pembuatnya.

Informasi login yang dicuri dihargai oleh penjahat cyber karena akan memberikan akses ke informasi pribadi lebih lanjut tentang pemegang akun yang dapat digunakan untuk pencurian identitas atau kejahatan penipuan lainnya.

Nama pengguna dan kata sandi juga dibeli dan dijual oleh penjahat cyber yang mencocokkan akun curian dengan informasi lain seperti alamat rumah atau detail kartu kredit yang diperoleh dari sumber kriminal lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut