Anak Virtual akan Jadi Kenyataan

Ilustrasi anak virtual.
Sumber :
  • Getty Images

VoxPop Tekno – Anak-anak virtual yang lahir di metaverse bisa menjadi lebih umum dalam 50 tahun ke depan, menurut seorang ahli Artificial Intelligence (AI/kecerdasan buatan).

img_title Daftar Laptop Terbaru Agustus 2026 Paling Lengkap, dari AI hingga Gaming dengan Performa Generasi Baru

Penulis Catriona Campbell percaya bahwa orang tua akan merawat anak-anak digital dalam virtual reality (VR), menggunakan headset untuk merasakan mereka benar-benar ada di sisi orangtua.

Anak-anak virtual ini akan tampak seperti yang asli tetapi dapat dimatikan dengan satu sentuhan tombol. Campbell berpendapat bahwa mereka akan membantu dunia mengatasi 'kelebihan populasi'.

img_title Manfaatkan AI, Telkomsel dan Pertamina Patra Niaga Integrasikan Braze Layani Pelanggannya

Mengutip dari situs Daily Star, Senin, 10 Oktober 2022, dalam sebuah buku yang dirilis tahun ini, Campbell mengatakan 'generasi Tamagotchi' akan lahir dan tersedia bagi orang tua dengan 'biaya bulanan yang kecil'.

"Anak-anak virtual mungkin tampak seperti lompatan raksasa dari tempat kita sekarang, tetapi dalam 50 tahun teknologi akan maju sedemikian rupa sehingga bayi yang ada di metaverse tidak berbeda dari yang ada di dunia nyata," imbuhnya.

img_title Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo

Ilustrasi anak virtual

Photo :
  • Daily Record

Dia menambahkan saat ini ilmuwan sudah dalam perjalanan untuk menciptakan generasi Tamagotchi yang 'nyata' bagi orangtua mereka.

"Berdasarkan permintaan konsumen yang ada, yang saya pikir akan terjadi, anak-anak AI akan tersedia secara luas dengan biaya bulanan yang relatif kecil," ujar Campbell.

Gagasan bahwa dunia akan menjadi kelebihan populasi tidak didukung oleh data. Meskipun populasi global diperkirakan akan terus meningkat selama abad berikutnya, hal itu pada akhirnya akan mendatar dan melambat.

Ini sudah terjadi di negara-negara Barat, termasuk Inggris yang memiliki populasi yang menua dan angka kelahiran yang menurun. Artinya populasi akan menurun pada tahun 2025 dan mulai menyusut, yang akan menyebabkan banyak pekerjaan yang tidak terisi.

Dekan PPM School of Management, Wendra

AI Ubah Dunia Kerja, Gelar Saja Tidak Cukup

Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) mulai mengubah cara perusahaan mencari dan menilai calon karyawan. Gelar saja disebut tidak cukup.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut