Data Scientist Bakal Jadi Pekerjaan yang Paling Didambakan?

Nurvirta Monarizqa, data scientist yang bekerja di Microsoft.
Sumber :
  • Instagram @nmonarizqa

VoxPop Tekno – Salah satu jenis pekerjaan sektor digital yang diklaim paling didambakan pada tahun ini adalah data scientist. Karena, keahlian mereka akan menjadi lebih berharga dan vital bagi organisasi secara keseluruhan.

img_title Investasi Talenta Teknologi, Bank Jakarta Perkuat Fondasi Transformasi Berkelanjutan

Di sepanjang tahun lalu, perekrutan di sektor teknologi mengungguli banyak sektor lain yang terkena dampak pergeseran pascapandemi Covid-19, pengunduran diri dan berbagai faktor ekonomi.

Untuk periode saat ini diperkirakan perekrutan teknologi akan terus berkembang, khususnya dalam data scientist. Alasannya karena saat ini umumnya industri mengandalkan data dan teknologi, sehingga nilai dan permintaan untuk peran terkait ilmu data akan meningkat.

img_title AI Ubah Dunia Kerja, Gelar Saja Tidak Cukup

Untuk itu perusahaan konsultan data dan penyedia program pendidikan data, bisnis, dan engineering, Pacmann, bersama dengan Nurvirta Monarizqa, seorang data scientist di Microsoft, menghadirkan Pacmann x Monarizqa, Tech Talent Scholarship Batch 3.

Beasiswa dengan total ratusan juta ini akan diperuntukkan kepada 48 penerima dan dirancang untuk membantu mempersiapkan talenta digital yang sesuai permintaan di industri.

img_title BRIN Klaim Teknologi ANG Bisa Hemat Subsidi LPG hingga Rp26 Triliun per Tahun

“Ini kali ketiga kami membuka program beasiswa. Kami berupaya membantu teman-teman yang memang punya niat dan kemampuan, untuk mulai perjalanan karier mereka di industri teknologi dan bisnis,” ujar COO Pacmann Badaruddin Motik, dalam keterangan resminya, Rabu, 11 Januari 2022.

Menurutnya, industri data dan teknologi akan semakin beragam sehingga layar belakang data scientist akan semakin diverse dan kemungkinan akan dipecah menjadi beberapa role lagi. Tentunya jadi kesempatan untuk terus belajar dan eksplor role baru.

Nurvirta Monarizqa, atau yang sering disapa Mona, adalah seorang data scientist yang berkarier di kantor pusat Microsoft, Redmond, Washington DC, AS. Ia sudah berkecimpung di data science selama kurang lebih 6 tahun.

Perempuan kelahiran Brebes, Jawa Tengah ini merupakan lulusan S1 Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (UGM) 2010-2014, yang kemudian melanjutkan studi S2 di bidang Applied Urban Data Science and Informatics di New York University pada 2016-2017.

“Harapannya bisa menjadi jembatan untuk semua orang agar bisa belajar machine learning dan software engineering dengan terstruktur, tidak perlu khawatir akan biaya dan membuktikan bahwa belajar itu untuk siapa saja,” kata Mona.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut