Selain Big Bang, Ini 5 Teori Sains yang Sudah Tertulis Dalam Al Quran
- Imperial College London
VoxPop Tekno - Jauh sebelum para ilmuwan memecahkan teori saint seperti Big Bang, Al Quran telah memiliki jawaban hal tersebut.
Dalam Al Quran pun telah menjelaskan awal mulanya terjadinya alam sementara. Seperti dijelaskan dalam surat Al Anbiya ayat ke 30 yang artinya, "Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulunya menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?"
Berikut beberapa teori sains yang sudah tertulis dalam Al Quran, dilansir berbagai sumber sebagai berikut:
1. Evolusi Embrio
Embrio manusia berumur 5 pekan dengan ekor daging
- www.livescience.com
Sebelum ditemukan teknologi modern mengenai proses embrio, Al Quran telah jauh-jauh menjelaskan mengenai hal tersebut. Dari mulai embrio lalu janin hingga menjadi bayi. Hal tersebut telah dijelaskan dalam Al Quran surat Al Mu'minun Ayat 13-14.
"Kemudian kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian, kami menjadikannya makhluk yang berbentuk lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik,"
2. Big Bang
Tata surya.
NASA telah menjelaskan Teori Big Bang yang dilakukan oleh Ilmuwan George Smoot pada 1989 untuk meneliti awal mula terjadi alam semesta. Sebelum hal itu dilakukan oleh para Ilmuwan, Al Quran telah menjelasakn mengenai proses terjadinya alam semnatar seperti dalam ayah 40 Al Anbiya.
"Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulunya menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?"
3. Sidik Jari
Sidik jari tangan.
Fakta mengejutkan mengenai sidik jari. Bahwa setiap manusia memiliki sidik jari yang berbeda. Sudah ada berapa miliar orang di dunia, namun belum pernah ditemukan memiliki sidik jari yang sama. Hal tersebut pernah diteliti oleh ilmuwan Sir Francis Golt. Namun fakta mengejutkan lagi bahwa Al Quran telah menjelaskan saint tersebut tertera pada surat Al Qiyamah ayat 3.
