Benarkah Kopi dapat Hilangkan Rasa Kantuk?

Ilustrasi kopi.
Sumber :
  • Instagram kenanganheritage.id

VoxPop Tekno – Banyak dari kita menginginkan kopi di pagi hari. Secara keseluruhan penduduk dunia minum lebih dari dua miliar cangkir kopi setiap hari. Kopi dianggap dapat memberi energi untuk melewati hari, tetapi sepertinya itu tidak sebanyak yang dipikirkan.

img_title Haruskah Tidur Dulu Sebelum Shalat Tahajud? Terdapat 4 Janji Allah Bagi yang Melakukannya

Stimulan utama dalam kopi adalah kafein. Cara utama kafein bekerja adalah dengan mengubah cara sel-sel di otak kita berinteraksi dengan senyawa yang disebut  adenosin.

Adenosin adalah  bagian dari sistem yang mengatur siklus tidur dan bangun, sehingga jadi bagian mengapa aktivitas tingkat tinggi menyebabkan kelelahan. Saat menjalani hari-hari dan melakukan banyak hal, tingkat adenosin meningkat karena dilepaskan sebagai produk sampingan saat energi digunakan dalam sel.

img_title Seloroh Prabowo Mau Jadi Brand Ambassador Kopi: Katanya Bisa Panjang Umur

Akhirnya adenosin berikatan dengan reseptornya (bagian sel yang menerima sinyal) yang memberi tahu sel untuk melambat, membuat kita mengantuk. 

Inilah mengapa kita merasa lelah setelah seharian beraktivitas. Saat tidur, penggunaan energi menurunkan kadar adenosin karena dikocok kembali ke bentuk lain. Itu sebabnya cukup tidur akan membuat kita merasa segar di pagi hari.

img_title Susah Tidur di Malam Hari? Coba 15 Cara Ampuh Ini agar Tidur Lebih Nyenyak dan Berkualitas

Jika masih merasa mengantuk saat bangun, kafein bisa membantu untuk sementara. Itu bekerja dengan mengikat reseptor adenosin. Tapi itu tidak begitu mirip sehingga memicu sinyal pelambatan mengantuk seperti yang dilakukan adenosin.

Ilustrasi kopi.

Photo :
  • U-Report

Sebaliknya, itu hanya mengisi bintik-bintik dan menghentikan pengikatan adenosin di sana. Inilah yang mencegah rasa kantuk, menurut laman Live Science, Jumat, 3 Februari 2023.

Hal tersebut karena kafein tidak mengikat selamanya dan adenosin yang diblokirnya tidak hilang. Jadi akhirnya kafein menjadi rusak, melepaskan reseptor dan semua adenosin yang telah menunggu dan menumpuk serta kembalinya perasaan mengantuk.

Jadi meminum kafein memang selalu diperlukan tapi satu-satunya cara nyata untuk membayarnya adalah dengan tidur.

Jadi jumlah adenosin bebas dalam sistem yang belum melekat pada reseptor dengan rasa kantuk akan mempengaruhi seberapa banyak kafein yang diminum untuk membangunkan kita dari kantuk. 

Jadi kopi yang diminum di kemudian hari ketika mengantuk, akan membuat sistem menjadi lebih bertenaga. Jika terlalu siang, kafein dapat membuat sulit tidur pada waktu istirahat. 

Waktu paruh kafein adalah sekitar lima jam. Konon kita semua memetabolisme kafein sehingga efeknya akan hilang lebih cepat. Peminum kopi biasa mungkin merasakan pukulan kafein yang lebih sedikit dengan  toleransi untuk membangun stimulan dari waktu ke waktu.

Ilustrasi kopi di pagi hari

Banyak yang Salah, Ini Waktu Terbaik Minum Kopi agar Badan Lebih Segar dan Fokus

Kapan waktu terbaik minum kopi? Simak penjelasan para ahli soal jam ideal menikmati kopi agar manfaat kafein lebih maksimal tanpa mengganggu tidur. Baca di sini

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut