Imigrasi Bandara Soetta Rekrut 4 Petugas Humas Berbasis AI

Petugas AI Imigrasi Soekarno-Hatta.
Sumber :
  • Twitter @imigrasi_soetta

VoxPop Tekno - Teknologi artificial intelligence (kecerdasan buatan/AI) tengah banyak diadopsi untuk berbagai kepentingan. Salah satu yang mengikuti tren ini adalah Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta.

img_title Membongkar 3 Smartwatch Terbaik 2026, Ketika Performa, Kesehatan, dan Produktivitas Menjadi Satu Kesatuan

Baru-baru ini mereka mengumumkan kehadiran empat petugas humas berbasis AI yang aktif bekerja mulai Jumat, 5 Mei 2023. Mereka adalah Bhumi, Pura, Wira, dan Wibawa yang perawakan wajahnya mewakili keragaman masyarakat Indonesia.

"Bhumi, Pura, Wira, dan Wibawa mewakili keberagaman Indonesia. Keempat anggota AI bertugas sebagai asisten komunikator pelayanan publik Imigrasi Soekarno-Hatta," tulis akun Twitter @imigrasi_soetta dikutip pada Jumat, 5 Mei 2023.

img_title Transformasi dan Inovasi Teknologi Makin Pesat, Investasi Modern Lewat AI & Riset Jadi Tren Baru

Bhumi berasal dari Sumatra. Dia adalah staf humas pada seksi informasi dan komunikasi keimigrasian Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta.

img_title Teknologi Ubah Wajah Pertahanan Modern, Ruang Digital Kini Jadi Medan Strategis Baru

Sedangkan Pura adalah putri dari Papua. Dia juga merupakan anggota humas Imigrasi Soekarno-Hatta. Pura mewakili perempuan dari tanah Papua.

Selanjutnya, Wira dari Kalimantan yang digambarkan mempunyai rambut pendek dan wajah perempuan Dayak. Terakhir, bernama Wibawa dari Jawa. Dia bertugas menginformasikan kabar terkini.

Imigrasi menjelaskan bahwa keempat pekerja baru itu dibuat dengan riset dan blending yang memakan waktu selama empat hari. Pembuatannya dilakukan berdasarkan pencampuran wajah sejumlah selebritas Indonesia.

Seperti Bhumi, merupakan wujud laki-laki Melayu dengan campuran darah Arab, campuran antara aktor Al Ghazali, Rizky Nazar, Ali Syakieb, dan Gandhi Fernando.

Sementara Wibawa adalah sosok laki-laki Jawa dan Bali, sehingga terpilih pencampuran wajah Oka Antara, Anjasmara, Ario Bayu, dan Hengky Kurniawan.

Lebih lanjut mereka menampik tuduhan warganet, dengan menyebut bahwa anggaran yang dihabiskan kurang dari Rp200 ribu karena dibuat sendiri oleh staf Imigrasi Soekarno-Hatta, tanpa agensi atau vendor.

Ilustrasi belajar online.

3 Aplikasi AI yang Memudahkan untuk Pelajaran Sekolah 2026: Solusi Cerdas Mengatur Jadwal, Tugas, dan Catatan

Temukan 3 aplikasi AI terbaik 2026 untuk pelajar yang membantu mengatur jadwal, tugas, dan catatan. Solusi cerdas agar belajar lebih rapi, efisien, produktif, dan jadwal.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut