Apa Itu Sindrom Iritasi Usus Besar atau IBS, Apa Saja Gejalanya?

Ilustrasi usus .
Sumber :
  • Pixabay/Elionas2

Jakarta – Sindrom Iritasi Usus Besar atau yang lebih dikenal dengan sebutan Irritable Bowel Syndrome (IBS) adalah gangguan pencernaan yang umum di seluruh dunia.

img_title Jangan Anggap Sepele Kesehatan Usus, Dampaknya Lebih Luas dari yang Dibayangkan

IBS dapat memengaruhi seseorang sepanjang hidupnya dan dapat sangat mempengaruhi kualitas hidup. Pada kali ini, akan dijelaskan gejala utama Sindrom Iritasi Usus Besar dan bagaimana mengatasinya:

Apa itu IBS?

img_title Banyak Pria Usia 30 Tahun ke Atas Tak Sadar, Gejala Ini Bisa Menandakan Kadar Testosteron Rendah

Ilustrasi usus manusia.

Photo :
  • Pixabay

IBS adalah gangguan saluran pencernaan yang ditandai oleh berbagai gejala pencernaan yang terjadi secara bersamaan. Meskipun IBS adalah gangguan yang umum, penyebab pastinya masih belum sepenuhnya dipahami. Beberapa faktor yang mungkin berperan dalam sindrom ini meliputi gangguan motilitas usus, sensitivitas usus yang meningkat, dan perubahan dalam mikrobiota usus.

img_title Begadang dan Makan Larut Malam Bisa Ganggu Usus, Ahli Ungkap Bahaya Jam Biologis yang Berantakan

Gejala IBS

Mual, sakit perut, maagh

Photo :
  • Pixabay/ nastya_gepp

1. Nyeri Perut

Nyeri atau kram perut adalah gejala utama IBS. Rasa sakit ini seringkali terasa lebih baik setelah buang air besar. Beberapa orang dengan IBS merasakan nyeri yang sangat parah.

2. Perubahan Pola Buang Air Besar

Pola buang air besar yang tidak teratur adalah ciri khas IBS. Ini bisa berarti diare, sembelit, atau perubahan antara keduanya. Beberapa orang bahkan mengalami perubahan pola ini dalam waktu singkat.

3. Pembengkakan dan Gas

Banyak penderita IBS mengalami perut kembung dan produksi gas yang berlebihan. Ini bisa menjadi sangat mengganggu kenyamanan seseorang. 

4. Perasaan Tidak Tuntas Setelah Buang Air Besar

Orang dengan IBS seringkali merasa bahwa mereka belum selesai setelah buang air besar, atau bahwa mereka perlu kembali ke toilet dalam waktu singkat.

5. Perubahan dalam Konsistensi Tinja

IBS dapat memengaruhi konsistensi tinja. Beberapa orang dengan IBS mengalami tinja yang sangat keras, sementara yang lain mengalami tinja yang sangat lunak atau cair.

Bagaimana Mengatasi IBS

Ilustrasi sakit perut.

Photo :
  • Pixabay/pexels

Meskipun IBS adalah gangguan kronis yang belum memiliki obat untuk menyembuhkan sepenuhnya, namun ada berbagai cara untuk mengatasi gejalanya, antara lain sebagai berikut:

1. Perubahan Pola Makan

Diet adalah faktor penting dalam mengelola IBS. Beberapa orang menemukan bahwa menghindari makanan tertentu, seperti makanan pedas, berlemak tinggi, atau susu, dapat membantu mengurangi gejala mereka. Diet tinggi serat juga dapat membantu mengatur pencernaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut