Pertama Dalam Sejarah! Badak Putih Utara Berhasil Hamil dengan Bayi Tabung

Pertama kali dalam sejarah! Badak Putih Utara berhasil hamil dengan bayi tabung.
Sumber :
  • AP News

VoxPop Tekno – Para ilmuwan berhaasil membuat terobosan, membuat badak putih utara yang hampir punah, dihamili melalui transfer embrio atau IVF (bayi tabung), yang merupakan keberhasilan pertama dalam menggunakan metode yang menurut para ahli konservasi nantinya dapat menyelamatkan subspesies badak putih utara dari kepunahan.

img_title Dokter Beberkan Usia Ideal Menjalani Program Bayi Tabung, Peluang Berhasil Lebih Tinggi

Percobaan dilakukan pada subspesies badak putih selatan yang kini terancam punah dan hanya tersisa dua badak putih utara di dunia, melansir AP News, Selasa, 30 Januari 2024.

Najin, yang berusia 34 tahun, dan anaknya yang berusia 23 tahun, Fatu, keduanya tidak mampu bereproduksi secara alami, menurut Ol-Pejeta Conservancy tempat mereka tinggal. Badak putih jantan terakhir, Sudan, berusia 45 tahun ketika ia disuntik mati pada tahun 2018 karena komplikasi terkait usia. Dia adalah ayah Najin.

img_title Program Bayi Tabung Rp1 Miliar Gagal, Denise Chariesta Stres Berat!

Pertama Kali Dalam Sejarah! Badak Putih Utara Berhasil Hamil dengan Bayi Tabung

Photo :
  • AP News

Para ilmuwan menyimpan air maninya dan empat badak mati lainnya, dengan harapan dapat digunakan dalam fertilisasi in vitro dengan telur yang diambil dari badak putih utara betina untuk menghasilkan embrio yang pada akhirnya akan dibawa oleh ibu pengganti badak putih selatan.

img_title Ikhtiar Punya Anak Luna Maya Mau Hiatus Hingga Coba Bayi Tabung: Pengen Kembar!

Para peneliti menciptakan embrio di laboratorium dari sel telur dan sperma yang dikumpulkan dari badak dan dipindahkan ke induk pengganti badak putih selatan di Ol-Pejeta Conservancy di Kenya.

“Keberhasilan transfer embrio dan kehamilan adalah bukti konsep dan memungkinkan para peneliti untuk sekarang dengan aman beralih ke transfer embrio badak putih utara, sebuah landasan dalam misi menyelamatkan badak putih utara dari kepunahan,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan, melansir AP News, 29 Januari 2024.

Namun, tim baru mengetahui kehamilan tersebut setelah ibu pengganti meninggal karena infeksi bakteri pada November 2023. Badak tersebut terinfeksi ketika spora dari strain clostridium dilepaskan dari tanah melalui air banjir, dan embrionya ditemukan selama pemeriksaan mayat. penyelidikan.

Meski begitu, para ilmuwan tetap optimis dengan temuan mereka, meskipun beberapa aktivis konservasi merasa skeptis bahwa terobosan ini telah dilakukan untuk menyelamatkan badak putih utara.

“Sekarang kami memiliki bukti jelas bahwa embrio yang dibekukan, dicairkan, dan diproduksi dalam tabung reaksi dapat menghasilkan kehidupan baru dan itulah yang kami inginkan untuk badak putih utara,” kata Thomas Hildebrandt, peneliti utama dan kepala Departemen Reproduksi di BioRescue.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut