Peringatan saat Buka Puasa: Pilih Menu dengan Bijak, Makanlah secara Perlahan

Ilustrasi makanan/ buka puasa/ batalkan puasa.
Sumber :
  • Freepik/rawpixel.com

Saat berbuka, umumnya dianjurkan untuk mengonsumsi banyak cairan dan makanan yang mengandung sedikit gula alami untuk mendapatkan energi. Kurma barangkali menjadi pilihan yang tepat.

img_title Paxel Catat Pengiriman Lebaran 2026 Tak Hanya Didominasi Barang Makanan

“Kurma dan air putih adalah pilihan yang tepat untuk berbuka puasa dan memulai makan,” kata ahli gizi Bridget Benelam. “Kurma memberi Anda energi dan rehidrasi.”

“Sup juga bagus untuk berbuka puasa karena biasanya mengandung kacang-kacangan, kacang polong, lentil, dan sayuran - yang bisa memberi Anda nutrisi dan serat tanpa membuat Anda terlalu kenyang,” jelasnya.

img_title Ketahanan Pangan Jadi Kunci Cegah Masalah Gizi, Ini Alasannya

“Setelah seharian tidak makan, Anda tidak langsung makan yang berat-berat dan berlemak karena bisa membuat Anda merasa lelah, lemas, dan tidak enak badan.”

Sebagian ahli gizi juga menyarankan untuk membagi makanan iftar menjadi dua, daripada langsung menyantap makan besar sekali duduk. Dengan membagi makanan menjadi dua tahap, lonjakan gula darah yang tinggi bisa dihindari, serta mengurangi risiko gangguan pencernaan.

img_title Usai Ramadan, Orang Indonesia Makin Selektif dalam Berbelanja

Puasa Ramadan memiliki hampir semua karakteristik puasa intermiten. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition mengaitkan puasa Ramadan dengan perubahan metabolisme yang baik serta mengurangi risiko penyakit kronis.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa puasa Ramadan secara signifikan mengurangi risiko kanker paru-paru, usus besar, dan payudara. Ahli gizi Bridget Benelam mengatakan bahwa secara umum orang cenderung kehilangan sekitar satu kilogram berat badan selama Ramadan.

Namun, ia juga memberi peringatan: Bisa saja berat badan Anda bertambah apabila makan berlebihan saat berbuka puasa.

“Sebagai manusia, kita secara alamiah cenderung makan lebih banyak. Semakin banyak variasi yang ditawarkan, semakin banyak kita makan. Menu berbuka puasa dengan hidangan yang banyak sekali contoh yang sempurna,” ujarnya.

“Anda tidak perlu memakan semua yang disajikan. Jadi, pilihlah dengan bijak dan makanlah secara perlahan.”

Peluncuran laporan kesehatan terbaru yang diselenggarakan EU-ASEAN Business Council (EU-ABC) di Jakarta

Kolaborasi Lintas Sektor Dinilai Penting Dukung Program Gizi dan Kesehatan Preventif di Indonesia

Penguatan kolaborasi lintas sektor dinilai jadi salah satu kunci mendukung program peningkatan gizi dan kesehatan preventif di Indonesia dalam acara yang digelar EU-ABC.

img_title
VoxPop.co.id
3 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut