Video Detik-detik Muazin Mengubah Lafaz Azan saat Hujan Badai di Dubai, Serukan Sholat di Rumah
- Instagram | unikinfold
VoxPop Tekno – Cuaca ekstrem yang disertai hujan badai hingga membuat sejumlah wilayah banjir hebat baru saja menerpa Kota Dubai, Uni Emirat Arab (UAE).
Imbas dari adanya cuaca yang cukup ekstrem tersebut membuat sejumlah masyarakat terjebak berada di dalam kediamannya hingga membahayakan jika harus pergi ke luar rumah seperti salah satunya untuk melaksanakan sholat di sebuah masjid secara berjamaah.
Dengan demikian dikarenakan dahsyatnya hujan badai hingga banjir yang melanda Dubai, membuat seorang muazin di salah satu masjid menggantikan lafaz azannya.
Seruan Lafaz Azan Diganti
Baru-baru ini media sosial dikejutkan dengan sebuah video viral yang menarasikan seorang muazin di masjid Dubai, Uni Emirat Arab mengubah lafaz azannya yang berbeda dari biasanya.
Jika biasannya seruan azan berbunyi lafaz Hayya alal sholah, Hayya alal Falh kini justru digantikan dengan Shollu Fii Rihalikum' Hal tersebut bukan tanpa sebab, mengingat adanya cuaca begitu ekstrem di sejumlah titik kota Dubai pada Rabu, 17 April 2024.
"Change in Azaan during difficult weather in UAE today (mengganti suara azan selama musim yang sulit di UAE hari ini." tulis keterangan video tersebut seperti dikutip VoxPop, Jumat, 19 April 2024.
Penampakan cuaca ekstrem yang mengiringi suara muazin menyerukan lafaz ini pun terekam dan dibagikan ulang oleh salah satu akun Instagram @taubatters.
"(Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menyuruh muadzin, apabila cuaca malam dingin dan berhujan ketika beliau safar untuk mengucapkan, ’Alaa shollu fi rihaalikum’ [Shalatlah di tempat kalian masing-masing]’. (HR. Muslim no. 1633 dan Abu Daud no. 1062))," tulis keterangan akun Instagram @taubatters dikutip VoxPop.
Dikutip VoxPop dari laman Khaleej Times, diketahui bahwa masjid-masjid yang ada di seluruh kawasan UEA meminta agar umat Islam di sana agar melaksanakan sholat di rumah. Hal ini disebabkan hujan lebat yang melumpuhkan mobilitas masyarakat.
Sejumlah warga Dubai juga melaporkan beberapa masjid di lingkungannya ditutup. Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf (Awqaf) dalam hal ini juga mengatakan, bahwa para jemaah akan diimbau untuk menghindari salat berjamaah di masjid pada Rabu, 17 April. Garis tersebut akan ditambahkan di akhir setiap adzan.
