Kode QR dan Biometrik akan Jadi Cara Baru untuk Bayar Tiket

Direktur Utama NEC Indonesia, Joji Yamamoto.
Sumber :
  • VoxPop/Lazuardhi Utama

VoxPop Tekno – Perusahaan teknologi asal Jepang, NEC, telah berkomitmen mendukung banyak kota di dunia untuk mengatasi tantangan dalam mengelola sistem transportasi umum dan angkutan massal guna mengurangi kemacetan lalu lintas.

img_title Era AI Dimulai, Inilah Perubahan Besar yang Diprediksi Akan Terjadi dalam Lima Tahun Mendatang

Seperti diketahui, transportasi umum tengah mengalami perubahan. Dibebani dengan pertimbangan anggaran yang kian terbatas, pengelola transportasi umum harus meningkatkan efisiensi melalui penggunaan data dan integrasi sistem yang lebih baik untuk menjadi lebih fleksibel dan responsif terhadap perubahan.

Menyadari kebutuhan akan sistem transportasi pintar yang aman dan lancar, NEC telah mengembangkan portofolio solusi yang dapat membantu mengatasi perubahan dan tantangan yang dihadapi oleh operator angkutan umum dan membuat angkutan umum lebih mudah diakses, hemat biaya, dan efisien.

img_title Cara Astra Dorong Inovasi Generasi Muda dari Timur Indonesia Akselerasi Pembangunan Berkelanjutan

Solusi dan inovasi tersebut antara lain Transit Management System (TMS), Facial Gate System (FGS), Account-Based Ticketing (ABT), dan Crowd Detection System (CDS).

"Kami berupaya memberikan solusi yang berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat dekarbonisasi melalui solusi TIK (teknologi, informasi, dan komunikasi)," kata Direktur Utama NEC Indonesia Joji Yamamoto di Jakarta, Rabu, 29 Mei 2024.

img_title Kolaborasi dengan National University of Singapore, Telkom Perkuat Ekosistem Talenta Digital dan Inovasi Global

Transit Management System (TMS) menyediakan pemantauan real-time pada pengoperasian bus yang meningkatkan efisiensi dalam perencanaan armada untuk mengurangi konsumsi bensin berlebih.

Tiket Berbasis Akun/ Account-Based Ticketing (ABT) menawarkan berbagai sistem autentikasi yang lebih sesuai dengan skenario penggunaan dan lingkungan operator seperti kode QR atau pembayaran biometrik yang akan menjadi cara baru dalam sistem tiket tanpa kertas dan tanpa kontak.

Sedangkan, solusi transportasi NEC telah diterapkan oleh otoritas lokal di seluruh dunia untuk mendukung kehidupan yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat dengan peningkatan infrastruktur yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman transportasi umum secara menyeluruh.

Solusi dan inovasi yang dipamerkan NEC tersebut merupakan bagian dari keikutsertaannya dalam ITS APAC Forum 2024 yang digelar pada 28 hingga 30 Mei 2024 di Jakarta Convention Centre (JCC). ITS APAC Forum 2024 diharapkan dapat menjadi platform signifikan bagi pengembang mobilitas pintar serta pengembangan ekosistem transportasi digital.

QRIS Tap di MRT

Tak Perlu Scan QR Lagi, Bayar MRT hingga KRL Kini Cukup Tempel HP Android

Berbeda dengan QRIS konvensional yang mengharuskan pengguna memindai kode QR, sistem ini memungkinkan transaksi cukup dilakukan dengan menempelkan ponsel.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut