Akan Ada Bintang Baru di Orbit Bumi

Ilustrasi Satelit Landolt
Sumber :
  • Space.com/Eliad Peretz

VoxPop Tekno – Pada 2029, NASA berencana untuk meluncurkan satelit kecil yang akan terlihat seperti "bintang buatan" di langit malam.

img_title Laba BUMI Melonjak 188 Persen, Emiten Bakrie-Salim Raup Untung US$58,85 Juta pada Semester I-2026

Satelit yang dinamakan Landolt ini akan ditempatkan di orbit sekitar 35.400 kilometer di atas permukaan Bumi.

Kendati tidak akan terlihat dengan mata telanjang, namun dengan teleskop pribadi Anda mungkin bisa melihat satelit seukuran kotak sepatu ini mengorbit secara stasioner di atas Amerika Serikat (AS).

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Tujuan utama dari misi ini adalah membantu kalibrasi teleskop di Bumi dan menciptakan katalog baru yang lebih akurat tentang kecerahan bintang-bintang asli.

Landolt akan memancarkan delapan laser ke teleskop di darat. Teleskop tersebut akan mengamati "bintang buatan" ini bersama dengan target sains mereka. 

img_title Komunitas Lintas Iman Bentuk Sekretariat untuk Jaga Bumi

Ilustrasi luar angkasa.

Photo :
  • www.pixabay.com/flflflflfl

Dengan mengukur berapa banyak cahaya laser yang diserap oleh atmosfer Bumi, para ilmuwan dapat membandingkannya dengan sekitar 60 bintang asli.

Hal ini memungkinkan mereka untuk mengkatalogkan kecerahan bintang dengan lebih akurat dibandingkan metode konvensional.

Jamie Tayar, seorang asisten profesor astronomi di Universitas Florida, menyatakan bahwa menggunakan laser di luar angkasa adalah salah satu aspek menarik dari misi ini.

Namun, ia menekankan bahwa tujuan ilmiah dari misi ini sangat fundamental. 

"Laser di luar angkasa adalah poin penjualan yang cukup keren, seperti halnya bekerja pada misi ini," kata anggota tim misi Jamie Tayar yang dikutip dari Space.com pada Rabu, 26 Juni 2024. 

"Tapi secara ilmiah, apa yang kita coba lakukan di sini benar-benar mendasar,” tambahnya.

Ilustrasi Satelit Landolt

Photo :
  • Space.com/Eliad Peretz

Mengapa ini penting? Katalog kecerahan bintang yang lebih akurat akan meningkatkan pengukuran berbagai properti bintang seperti kecerahan, ukuran, dan usia mereka.

Akurasi ini juga membantu menyempurnakan pengukuran lain yang bergantung pada kecerahan dan jarak bintang.

Misalnya, dengan memahami dinamika bintang, kita bisa mengukur usia alam semesta dan seberapa cepat alam semesta berkembang seiring waktu.

Informasi ini juga dapat membantu pencarian eksoplanet yang berpotensi mendukung kehidupan.

"Ada begitu banyak pertanyaan besar dalam astronomi: Bagaimana kita sampai di sini? Apakah ada planet lain seperti kita? Apakah ada alien?" kata Tayar. "Tapi itu adalah pertanyaan yang sangat sulit, dan untuk menjawabnya, pengukurannya harus benar-benar bagus, dan harus benar."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut