Kemendagri Tegas Larang TikTok

Ilustrasi TikTok.
Sumber :
  • Pixabay

VoxPop Tekno – Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri secara tegas melarang TikTok dipakai oleh seluruh pegawai negeri sipil (PNS).

img_title Ruben Onsu Buka Suara, Akui Selalu Jadi Pihak yang Minta Maaf Meski Merasa Tak Salah

Keputusan ini sejalan dengan Undang-Undang Keamanan Siber yang diterima dengan suara bulat oleh eksekutif dan legislatif.

Larangan tersebut terjadi di Kosovo dimana keputusan ini diambil setelah negara pecahan Yugoslavia itu berkonsultasi dengan Amerika Serikat (AS), Kanada, Inggris, Australia, dan Selandia Baru.

img_title Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

Mereka telah memberlakukan pembatasan serupa terhadap TikTok ke seluruh perangkat milik Kementerian/Lembaga karena kekhawatiran keamanan data.

Meskipun larangan ini hanya berlaku untuk institusi pemerintah, tidak menutup kemungkinan dapat mendorong larangan yang lebih luas di masa depan.

img_title 3 Hal Ini Jadi Sorotan China dalam Tantangan Tata Kelola Iklim Global

Wakil Menteri Dalam Negeri Kosovo Bardhyl Dobra mengatakan platform video pendek asal China itu dilarang untuk meningkatkan keamanan siber.

"Kami mendorong larangan pengunduhan, penggunaan, dan pengoperasian aplikasi media sosial TikTok di seluruh jaringan komunikasi elektronik dan peralatan teknologi informasi yang dimiliki dan dikelola oleh lembaga publik," kata Dobra, seperti dilansir dari situs KosovaPress, Rabu, 3 Juli 2024.

Ia juga mengatakan bahwa Kementerian/Lembaga Kosovo harus menerapkan pembatasan teknis untuk menghentikan pengoperasian layanan TikTok.

Semua PNS, termasuk pejabat eselon 1 dan 2, juga bertanggung jawab untuk menghapus platform video pendek asal China ini dari perangkat resmi.

Bahtra Banong

DPR Minta Kemendagri Gencarkan Pembinaan Buntut Marak Kepala Daerah Korupsi

Komisi II DPR RI meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk lebih gencar melakukan pembinaan terhadap kepala daerah imbas marak yang terjerat kasus korupsi.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut