Bikin Heboh! Ilmuwan Ini Prediksi Kiamat Tahun Depan, Penjelasannya Bikin Merinding

Ilustrasi kiamat.
Sumber :
  • http://www.evogood.com

VoxPop – Dalam kabar yang menggemparkan, seorang ilmuwan bernama Heinz von Foerster, seorang ilmuwan Austria-Amerika yang juga profesor di Universitas Illinois, mengejutkan dunia dengan prediksinya bahwa kiamat terjadi pada tahun depan.

img_title Laba BUMI Melonjak 188 Persen, Emiten Bakrie-Salim Raup Untung US$58,85 Juta pada Semester I-2026

Diketahui, ilmuwan ini memprediksi dengan cara menghitung pakai ilmu matematika yang rumit apa yang akan terjadi jika spesies manusia menghindari bencana berskala besar, mendirikan masyarakat dunia yang kooperatif, dan mengembangkan metode teknis yang menghasilkan pasokan makanan tak terbatas.

Ilustrasi kiamat.

Photo :
  • World Anvil
img_title Korban Meninggal Dunia Kebakaran KM. Mutiara Sentosa II Bertambah Jadi 5 Orang

"Populasi dunia akan terus tumbuh hingga mencapai titik kritis di mana jumlah manusia menjadi tak terbatas, menyebabkan populasi yang cerdas memusnahkan dirinya sendiri," tulis dalam keterangan konten Instagram @ahquote, dikutip VoxPop Jum'at 10 Januari 2025.

Ilmuwan yang disebut dengan nama Foerster ini menekankan bahwa pertumbuhan populasi yang semakin cepat adalah tanda bahaya besar, di mana bahkan teknologi pangan terbaik tidak dapat mengimbangi kecepatan tersebut.

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Selain itu, Ia juga mencatat bahwa masalah ini tidak hanya dipengaruhi oleh kekuatan alam tetapi juga oleh kekuatan sosial yang semakin dominan dalam kehidupan manusia. Ada potensi besar bahwa kejadian ini akan memicu yang sangat berbahaya.

Dari perhitungan ilmiah yang dilakukan, Foerster menetapkan tanggal Jumat, 13 November 2026, sebagai puncak kehancuran. Pada hari itu, jumlah populasi akan menjadi tak terbatas, dan turut memperburuk situasi sehingga menyebabkan kehancuran.

Alhasil adanya kabar menghebohkan tersebut banyak warganet Tanah Air berkomentar di media sosial. Beberapa dari mereka menganggap bercanda dan ada juga sebagai sensasi belaka.

"Mau jadi alumni kiamat berapa tahun lagi kita nih," tulis komentar warganet dalam unggahan tersebut.

"Ga usah bercanda pak, Anda bukan tuhan sekalipun mungkin Anda atheis gak bisa pak manusia bakalan tahu kapan kiamat," timpal warganet lainnya dalam komentar yang sama.

Apa pun kebenarannya, pernyataan Heinz von Foerster ini menjadi pengingat bahwa bumi dan kehidupan di dalamnya tetap rentan terhadap perubahan besar di alam semesta.

Plastik polikarbonat

Degradasi Plastik Polikarbonat Jadi Perhatian Ilmuwan

di balik keunggulan plastik polikarbonat, ilmuwan terus mempelajari proses degradasi material tersebut, yang dapat terjadi seiring pemakaian berulang.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut