Vitamin Ini buat Manusia Panjang Umur

Ilustrasi orang tua.
Sumber :
  • Times of India

Jakarta, VoxPopJamur ajaib ini bisa menunda tua manusia. Namanya Jamur tiram emas (Pleurotus citrinopileatus).

img_title Shelf Mushroom vs Jamur Lama Minecraft, Mana yang Mengubah Pengalaman Bermain?

Jamur yang diklaim lezat ini menarik perhatian karena potensinya untuk meningkatkan kesehatan jantung dan memperpanjang umur.

Jamur tiram emas, yang berasal dari beberapa wilayah Rusia, China dan Jepang, mengandung ergothioneine – antioksidan kuat dengan sifat anti-inflamasi.

img_title Rahasia Hidup Lebih Lama, Sehat, dan Bebas Penyakit yang Wajib Anda Tahu

Para ilmuwan menjulukinya sebagai "vitamin panjang umur", karena dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan kematian dini yang lebih rendah pada manusia.

Meskipun sebagian besar temuan ini didasarkan pada data observasi, sebuah studi baru-baru ini menawarkan bukti baru yang menarik bahwa jamur ini memang dapat mencegah penuaan dini.

img_title Tak Perlu Panik, Ini Cara Hilangkan Jamur di Bodi Mobil

Para peneliti di Universitas Kumamoto, Jepang memberi makan jamur tiram emas kepada sekelompok tikus setengah baya selama satu tahun.

Hasilnya? Tikus-tikus ini memiliki fungsi jantung yang jauh lebih baik, dengan jantung yang memompa 20 persen lebih banyak darah per kontraksi.

Mereka juga berlari lebih cepat dan lebih jauh daripada tikus tetangga mereka yang tidak memakan jamur dan menunjukkan lebih sedikit penanda genetik gagal jantung — tanda-tanda utama penuaan.

Rahasianya, tulis para peneliti dalam NPJ Aging, seperti dikutip dari situs BGR, Jumat, 31 Januari 2025, terletak pada kemampuan ergothioneine untuk melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh spesies oksigen reaktif, molekul inflamasi yang mengganggu yang menyebabkan penuaan.

Dengan melindungi sel jantung dan pembuluh darah, jamur anti-penuaan ini dapat membantu mencegah penurunan kesehatan kardiovaskular yang berkaitan dengan usia.

Namun, sebelum Anda menimbun jamur-jamur ini, ada satu hal kecil yang perlu diperhatikan: tikus-tikus itu mengonsumsi jamur dalam jumlah yang sangat banyak.

Nah, agar sesuai dengan porsi makan mereka, manusia dengan berat 80 kilogram perlu mengonsumsi 720 gram jamur kering setiap hari. Jumlah yang cukup banyak.

Akan tetapi, para ahli mengatakan bukti ini semakin memperkuat manfaat ergothioneine. Sayangnya, praktik pertanian modern mungkin mengurangi pasokan ergothioneine.

"Jamur tanah yang menghasilkan antioksidan ini menyebar ke tanaman melalui akarnya. Namun, pengolahan tanah yang berat dapat mengganggu proses ini karena mengurangi kadar ergothioneine pada tanaman hingga 30 persen," kata para peneliti memperingatkan.

Mentan Amran.

80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Lebih Mahal, Amran: Itu Penipuan

Mentan Amran menemukan sekitar 80 persen beras fortifikasi yang beredar tidak memenuhi standar mutu, setelah dilakukan pengujian terhadap sampel dari berbagai daerah.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut