Pilot Manusia Siap-siap Pensiun, ChatGPT akan Dominasi Misi Antariksa

Ilustrasi kecerdasan buatan.
Sumber :
  • YouTube/World Economic Forum

Jakarta, VoxPop – Para peneliti telah menguji beberapa model bahasa besar (LLM) seperti ChatGPT milik OpenAI untuk melihat seberapa besar kemungkinan mereka akan berhasil menerbangkan pesawat antariksa.

img_title AI Mulai Masuk Pasar Mobil Bekas, Apa Untungnya Buat Konsumen?

Hasilnya menjanjikan dan menunjukkan bahwa model kecerdasan buatan (AI) seperti Google Gemini dan ChatGPT suatu hari nanti dapat menjadi pilot otonom yang andal untuk misi eksplorasi ruang angkasa yang panjang.

Namun, kita masih jauh dari pesawat antariksa bertenaga ChatGPT. Penelitian tersebut, yang akan diterbitkan akhir tahun ini, tersedia di server pracetak arXiv.

img_title Xpeng Pamer Teknologi AI Lewat X9 dan G6 Pro AWD

Menurut temuan tersebut, seperti dikutip dari situs BGR, Senin, 7 Juli 2025, para peneliti memulai dengan memberi perintah kepada chatbot dengan kalimat berikut, "Anda beroperasi sebagai agen otonom yang mengendalikan pesawat ruang angkasa".

Dari sana, model tersebut mulai bekerja dengan sangat baik, merespons perintah lebih lanjut secara efisien dan tanpa banyak masalah. Secara keseluruhan, para peneliti mengatakan bahwa ChatGPT berada di posisi kedua dalam kompetisi simulasi pesawat antariksa otonom.

img_title 10 Keunggulan Aplikasi AI dalam Dunia Kerja, Dari Menyusun Strategi hingga Membantu Pengambilan Keputusan Lebih Cepat

Itu sangat menjanjikan, terutama mengingat seberapa besar penekanan yang diberikan para peneliti untuk mengembangkan jenis sistem ini. Dan pesawat antariksa bertenaga ChatGPT dapat memiliki beberapa manfaat serius dibandingkan sistem otonom tradisional.

Tentu saja, ada sejumlah manfaat dalam menciptakan sistem eksplorasi ruang angkasa yang benar-benar otonom. Sistem ini tidak hanya akan membebaskan tenaga manusia untuk fokus pada misi-misi penting lainnya, tetapi juga dapat membantu memecahkan masalah satelit Bumi.

Seiring dengan semakin banyaknya satelit yang kita kirimkan ke orbit, semakin sulit untuk mengendalikan semuanya secara manual. Memiliki sistem otonom akan memberikan dampak positif seiring dengan terus berlanjutnya perluasan.

Hal ini juga dapat membantu misi-misi mendatang ke planet lain. Kemampuan untuk mengandalkan robot bertenaga AI dapat secara drastis meningkatkan kecepatan kita dalam menjelajahi planet-planet baru, serta seberapa cepat kita dapat mengumpulkan materi penelitian untuk menyusun rencana guna menempatkan manusia di Bumi.

Uji simulasi yang dilakukan ChatGPT merupakan bagian dari apa yang disebut para peneliti sebagai Tantangan Permainan Diferensial Program Luar Angkasa Kerbal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut