Konsep Ini Memadukan Skandinavia, Jepang dan Bali
- Pixabay
Jakarta, VoxPop – Skandinavia tidak hanya merujuk pada lokasi geografis, tetapi juga mencerminkan identitas budaya yang khas.
Identitas ini ditandai oleh nilai-nilai seperti kesederhanaan, fungsionalitas, kesetaraan, dan hubungan yang erat dengan alam.
Dalam dunia modern, gaya hidup Skandinavia atau Scandinavian telah menjadi sinonim dengan estetika desain yang bersih dan minimalis, sistem kesejahteraan sosial yang maju, dan pendekatan hidup yang menekankan keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi.
Filosofi tentang 'lagom' dari Swedia — takaran yang tepat: tidak kurang atau tidak berlebihan — menciptakan ruang yang terasa mewah dan layak huni telah menjadi tren global, mencerminkan daya tarik filosofi dan gaya hidup Skandinavia.
Kini, salah satu gaya desain yang tercipta adalah Scandinasian — memadukan minimalisme Skandinavia dengan sensibilitas khas Asia.
Garis-garis tegas, material alami, dan penggunaan cahaya natural secara maksimal, menciptakan rumah yang fungsional dan nyaman.
Tambahkan perhatian terhadap detail ala minimalisme Jepang dan konsep harmoni khas Bali, maka terciptalah hunian yang terasa akrab dan segar bagi para pembeli lokal dan internasional dari latar belakang yang sangat beragam.
Perencanaan ruang pun mengikuti prinsip-prinsip Skandinavia, di mana setiap jengkal area dibuat multi-fungsi, namun dalam skala yang lebih besar untuk mengakomodasi pembeli mancanegara yang terbiasa dengan hunian lapang di negara asal mereka.
Material pun mengikuti gaya ini, di mana kayu alami dengan berbagai sentuhan akhir menciptakan kedalaman visual yang menjadi ciri khas interior Skandinavia, sementara aksen logam yang ditempatkan secara strategis menambah kesan elegan tanpa mendominasi ruang.
Pendekatan ini mengakomodasi kecintaan masyarakat Skandinavia terhadap material yang 'semakin tua, semakin indah'.
Untuk itu perawatan menjadi hal yang sangat penting diperhatikan di Bali yang memiliki iklim tropis, karena menjadi penentu keberhasilan atau kegagalan investasi properti.
Pencahayaan alami pun dimaksimalkan lewat penempatan jendela-jendela besar, tanpa mengurangi privasi penghuni.
Sementara itu, sistem penyimpanan (storage) menggabungkan konsep built-in khas Skandinavia dengan kepraktisan khas tropis, yang menghadirkan furnitur modern, namun tetap menjaga ruangan tetap rapi.
