Meutya Hafid: 229 Juta Pengguna Internet Bukan Sekadar Pasar, Platform Wajib Patuh Hukum RI

Menkomdigi Meutya Hafid.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa platform digital global yang beroperasi di Indonesia wajib tunduk pada hukum nasional serta memastikan algoritma dan kebijakan mereka tidak merugikan masyarakat Indonesia.

img_title Xpeng Pamer Teknologi AI Lewat X9 dan G6 Pro AWD

Dengan jumlah pengguna internet mencapai sekitar 229 juta jiwa, ia menyatakan bahwa Indonesia bukan sekadar pasar, melainkan yurisdiksi hukum yang harus dihormati.

“Internet memang tanpa batas. Tapi ketika platform mengambil trafik dan keuntungan dari Indonesia, maka mereka wajib patuh pada hukum Indonesia,” tegasnya di Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.

img_title 10 Keunggulan Aplikasi AI dalam Dunia Kerja, Dari Menyusun Strategi hingga Membantu Pengambilan Keputusan Lebih Cepat

Meutya Hafid mengungkapkan pemerintah menutup konten bermuatan pornografi dari fitur Grok di platform X karena melanggar aturan. Indonesia menjadi negara pertama yang mengambil langkah tersebut.

Beberapa hari setelah penutupan, perwakilan regional dan global platform tersebut datang ke Indonesia dan menyepakati perubahan algoritma serta penerapan penanda geografis (geotagging) khusus Indonesia.

img_title 3 Aplikasi AI Terbaru Hadir dengan Kemampuan Multimodal, Saat Teks, Gambar, Audio, dan Video Menyatu dalam Satu Platform

“Atas dasar kepatuhan hukum, kita tutup. Mereka kemudian setuju mengubah algoritma dan menerapkan geotagging khusus Indonesia,” tegas menkomdigi. Di sisi lain, sejak 20 Oktober pemerintah telah menurunkan sekitar 3 juta konten judi online.

Data PPATK menunjukkan nilai transaksi judi online turun dari Rp300 triliun menjadi Rp150 triliun. Menurut Meutya Hafid, capaian ini lahir dari kerja bersama Kemkomdigi dan Polri.

“Kalau hanya penutupan tanpa penegakan hukum, tidak akan ada efek jera. Ini hasil kombinasi prevention (pencegahan) dan law enforcement (penegakan hukum). Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, saya meminta penguatan koordinasi karena tren penipuan digital biasanya meningkat pada periode tersebut,” jelasnya.

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan agenda digital 2026 bergerak pada tiga fokus, yaitu terhubung, tumbuh, dan terjaga, dengan sinergi erat bersama Polri untuk memastikan ruang digital Indonesia aman dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Tidak ada satu Rupiah pun yang layak dikeluarkan untuk infrastruktur digital jika tidak berdampak pada pertumbuhan dan tidak menghadirkan perlindungan bagi masyarakat,” tegasnya.

Tampilan Aplikasi OLX

AI Mulai Masuk Pasar Mobil Bekas, Apa Untungnya Buat Konsumen?

Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence alias AI) mulai mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk cara masyarakat mencari mobil bekas.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut