Dari Tiket Digital hingga Female Seat Map, Begini Evolusi Teknologi KAI

Kereta api
Sumber :
  • KAI

Jakarta, VoxPop – Transformasi digital telah mengubah wajah transportasi publik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu yang paling terlihat adalah layanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI yang kini mengandalkan berbagai teknologi untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang.

img_title Analisis Mendalam Aplikasi AI 2026, Teknologi yang Sedang Mengubah Cara Dunia Bekerja Lebih Cepat dari Perkiraan

Mulai dari pemesanan tiket secara daring, boarding berbasis digital, hingga fitur-fitur baru yang lebih personal, layanan KAI dinilai semakin mendekati standar transportasi publik negara maju.

Akademisi dan Pengamat Transportasi Darat, Djoko Setijowarno, menilai konsistensi KAI dalam menghadirkan layanan berkualitas membuat perusahaan pelat merah itu menjadi rujukan bagi berbagai sektor, tidak hanya transportasi.

img_title Membongkar Rahasia Laptop Murah Berkualitas, Faktor yang Membuat Sebagian Model Tetap Cepat Setelah Bertahun-tahun Pemak

“Konsistensi dalam menghadirkan layanan berkualitas membuat banyak perusahaan menjadikan KAI sebagai sumber inspirasi, tidak hanya perusahaan transportasi,” ujarnya, dikutip Jumat 12 Juni 2026.

Salah satu pilar transformasi tersebut adalah digitalisasi layanan. Kini, pelanggan dapat melakukan pemesanan tiket, memilih kursi, hingga mengakses informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI tanpa perlu datang ke stasiun.

img_title Mengapa Banyak Orang Tetap Membeli HP Flagship? Jawabannya Ternyata Lebih Kompleks daripada Sekadar Gengsi

Digitalisasi ini tak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengurangi antrean dan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna transportasi kereta api.

KAI juga terus menambah fitur baru yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Salah satunya adalah Female Seat Map, fitur yang dirancang untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi penumpang perempuan pada layanan kereta api antarkota.

Melalui fitur tersebut, penumpang perempuan dapat memilih kursi yang bersebelahan dengan sesama perempuan. Sistem bekerja dengan memanfaatkan integrasi data Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mendeteksi gender secara otomatis saat proses pemesanan tiket.

Kehadiran fitur ini menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya berfokus pada efisiensi operasional, tetapi juga pada pengalaman pengguna yang lebih personal.

Menurut Djoko, keberhasilan KAI tidak semata ditentukan oleh teknologi, melainkan juga konsistensi dalam menjaga kualitas layanan dan memahami kebutuhan masyarakat.

Ia menilai layanan transportasi publik Indonesia saat ini telah mampu bersaing dengan negara maju. Bahkan, dalam beberapa aspek tertentu, Indonesia dinilai memiliki keunggulan yang belum tentu ditemukan di negara lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut