Cyber Breaker Bidik Pengembangan Cyber Esports di ASEAN, Ratusan Peserta Ramaikan Season 3
- istimewa.
Jakarta, VoxPop – Cyber Breaker Competition kembali digelar pada tahun ini. Gelaran ini merupakan kompetisi keamanan siber yang menggabungkan live hacking battle, edukasi publik, competitive storytelling, dan pengalaman pertandingan ala esports.
Didukung PT Satria Siber Nusantara sebagai sponsor utama, Cyber Breaker Competition Season 3 mencatat partisipasi 916 peserta atau 458 tim dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, komunitas teknologi informasi, praktisi, dan talenta keamanan siber.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkana Season 1 yang diikuti 137 peserta dan Season 2 dengan 616 peserta. Pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya minat generasi muda terhadap ruang kompetisi keamanan siber yang legal, terarah, dan relevan dengan kebutuhan industri.
Setelah melalui rangkaian kompetisi daring, delapan tim terbaik bertanding dalam fase liga dan playoff. Tiga tim kemudian melanjutkan perjuangan pada sesi offline melalui Lower Bracket Final dan Grand Final untuk memperebutkan gelar juara Cyber Breaker Competition Season 3. Dalam setiap pertandingan, peserta menghadapi sejumlah kategori tantangan, yaitu Web, Crypto, Pwn, dan Reverse. Kategori tersebut menguji kemampuan teknis, kecepatan analisis, strategi pemilihan challenge, pembagian peran, komunikasi tim, serta pengambilan keputusan di bawah tekanan waktu.
Format live hacking memungkinkan audiens mengikuti jalannya pertandingan melalui penjelasan caster, visualisasi data, dan analisis pertandingan tanpa menampilkan informasi sensitif. Pendekatan ini membuat kompetisi tetap edukatif, legal, dan dapat dipahami oleh audiens yang lebih luas.
“Melalui Cyber Breaker Competition Season 3, kami ingin menunjukkan bahwa cybersecurity bisa menjadi ruang yang lebih terbuka, menarik, dan berdampak bagi generasi muda Indonesia. Kami percaya talenta cyber Indonesia memiliki potensi besar, dan tugas kita bersama adalah membuka panggung, membangun ekosistem, serta menghubungkan talenta tersebut dengan kebutuhan industri dan bangsa,” ujar Head of Cyber Breaker Competition, Rheza Dio, dikutip dari keterangannya, Rabu, 15 Juli 2026.
Dia menjabarkan, Cyber Breaker diinisiasi oleh Peris.ai Cybersecurity sebagai platform kompetisi, edukasi, pengembangan talenta, dan kolaborasi di bidang keamanan siber. Melalui Cyber Breaker, talenta muda memperoleh ruang untuk mengasah kemampuan teknis, membangun pengalaman kompetitif, memperluas jaringan profesional, serta mendapatkan eksposur di hadapan komunitas, industri, dan pemangku kepentingan.
