AI Tak Cukup, Masa Depan Dunia Kerja Tetap Bergantung pada Manusia

Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Sumber :
  • Science HowStuffWorks

Jakarta, VoxPop – Kehadiran kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) memang mulai mengubah cara perusahaan bekerja. Berbagai tugas kini bisa diselesaikan lebih cepat dengan bantuan teknologi, namun kemampuan manusia tetap menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan sebuah organisasi di tengah transformasi digital.

img_title Kacamata Pintar Sedang Mengalami Revolusi Besar, AI Menjadi Alasan Utama Banyak Orang Mulai Melirik Wearable

Pandangan tersebut mengemuka dalam Future of Work Summit (FOWS) 2026 yang mengangkat tema Integrating Intelligence, Elevating Humanity. Forum ini membahas bagaimana perusahaan perlu menyeimbangkan pemanfaatan AI dengan pengembangan kualitas sumber daya manusia agar mampu menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

Salah satu perusahaan yang mengangkat pendekatan tersebut adalah KTM Solutions. Menurut perusahaan, teknologi tidak akan memberikan hasil optimal tanpa didukung talenta yang memiliki kondisi kerja, motivasi, dan kemampuan berkembang secara berkelanjutan.

img_title Mengapa Kacamata Pintar Perekam Video Semakin Populer? Analisis Inovasi yang Mengubah Industri Wearable

Growth Manager KTM Solutions, Kevin, mengatakan perusahaan perlu memahami kondisi karyawannya secara lebih menyeluruh, bukan hanya melihat produktivitas atau pencapaian target kerja. Karena itu, KTM Solutions memperkenalkan pendekatan Career Well-Being yang membantu individu maupun organisasi memahami berbagai faktor yang memengaruhi perjalanan karier.

"Melalui Career Well-Being Check, pengunjung dapat mengecek career battery mereka dan mendapatkan gambaran mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perjalanan karier. Aktivitas ini memberikan pengalaman interaktif untuk melihat area yang sudah kuat maupun yang masih dapat dikembangkan, serta berdiskusi langsung dengan tim kami mengenai langkah pengembangan yang relevan," ujarnya, dikutip Kamis 6 Agustus 2026.

img_title 3 Laptop Terbaru 2026 Ini Membawa Teknologi AI, Membuat Produktivitas Makin Maksimal

Konsep career battery menggambarkan tingkat kesiapan seseorang dalam menjalani pekerjaannya. Penilaiannya tidak hanya melihat kemampuan teknis, tetapi juga mempertimbangkan berbagai aspek yang memengaruhi performa seseorang dalam jangka panjang.

Melalui Career Well-Being Profiling, KTM Solutions mengukur lima dimensi utama, yaitu psychological well-being, physical well-being, social well-being, financial well-being, dan environmental well-being. Hasil asesmen tersebut kemudian menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi pengembangan yang lebih sesuai dengan kebutuhan individu maupun organisasi.

Pendekatan berbasis data seperti ini dinilai semakin penting di era AI. Ketika banyak proses administratif mulai diotomatisasi, perusahaan justru membutuhkan informasi yang lebih akurat untuk memahami kondisi talenta, mengidentifikasi potensi, hingga menentukan strategi pengembangan sumber daya manusia.

Karena itu, pemanfaatan AI tidak diposisikan sebagai pengganti manusia. Sebaliknya, teknologi dimanfaatkan untuk membantu organisasi mengolah data, menghasilkan wawasan yang lebih cepat, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih objektif dalam mengelola talenta.

Melalui partisipasinya di Future of Work Summit 2026, KTM Solutions menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya berbicara tentang adopsi teknologi terbaru. Perusahaan juga perlu memastikan pengembangan manusia berjalan beriringan agar inovasi yang dihadirkan mampu memberikan dampak nyata bagi organisasi.

Pendekatan tersebut sejalan dengan tren dunia kerja saat ini, di mana AI menjadi alat untuk meningkatkan produktivitas, sementara kreativitas, kemampuan berkolaborasi, empati, serta pengambilan keputusan strategis tetap menjadi keunggulan yang dimiliki manusia. Kombinasi keduanya dinilai akan menjadi fondasi penting bagi organisasi dalam menghadapi masa depan dunia kerja.

Ilustrasi AI masuk kantor.

Teknologi AI Mulai Masuk ke Bank Daerah

Jika selama ini transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) identik dengan layanan perbankan digital, kini arah pengembangannya mulai bergeser ke AI.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut