Situs Anti-Facebook, Nasibnya Kini
Rabu, 18 Mei 2016 - 02:01 WIB
Sumber :
- Ello
Meski platform-nya dianggap cocok, tapi pekerja seni memberikan catatan untuk Ello. Havevost misalnya, ia menilai ada beberapa yang beda yaitu miskin ruang komentar antar pengguna dan tidak ada fitur untuk kembali membagi konten atau postingan.
Sementara 'kekurangan' itu dimiliki hampir semua platform jejaring sosial populer. Platform Tumblr, memungkinkan pengguna memposting foto sampai ratusan kali, Instagram yang sangat dinamis. Namun demikian, Havevost tetap merasa cocok dengan segala fitur yang ada di Ello.
"Percakapan di Ello lebih luang, lebih positif. Ini lebih kondusif untuk para kreator invididu dalam berbagi pekerjaan mereka, serta saling memberikan umpan balik lain tentang pekerjaan tersebut," ujar dia.
Mark Zuckerberg Klaim Bangun Facebook Bukan untuk Uang
Mark Zuckerberg mengatakan itu lantaran gerah dikritik
VoxPop.co.id
6 Februari 2020
