Jual Xbox Demi Gelandangan, Bocah Ini Bikin Haru Microsoft

Bocah 9 tahun Mikah Frye mendapat hadiah Xbox One
Sumber :
  • www.mspoweruser.com

VoxPop – Seorang bocah bisa saja memiliki kepekaan sosial di luar dugaan dan membuat haru. Hal ini dilakukan bocah berusia sembilan tahun dari Ashland, Ohio, Amerika Serikat, Mikah Frye. 

img_title Kalkulator Ini Dipaksa Pakai Windows 10, Begini Jadinya

Bocah berkacamata ini rela menukarkan hadiah Natal miliknya, Xbox-One dan ditukarkan untuk donasi selimut kepada para gelandangan. 

Dikutip dari Mashable, Senin 18 Desember 2017, kepekaan sosial Frye muncul saat dia berpikir bagaimana para gelandangan melewati malam saat cuaca dingin. Bocah itu kemudian bertanya kepada neneknya, Terry Brant, apa yang bisa dilakukan, agar para tunawisma yang berkeliaran di jalanan saat cuaca dingin tersebut. 

img_title Pendiri Android Pamer Ponsel Baru, Jangan Kaget Antimainstream Banget

Neneknya tertegun mendapati pertanyaan cucunya tersebut. Sang nenek hanya mengatakan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Brant, kemudian menanyakan kepada Frye, apakah dia merelakan Xbox One hadiah Natalnya untuk membeli selimut bagi para tunawisma. 

Tak diduga, Frye kemudian menyambut ungkapan sang neneknya. Frye bilang ingin menukarkan Xbox One hadiah Natalnya untuk membeli 60 selimut bagi para tunawisma. 

img_title Hilang 22 Tahun Lalu, Jenazah Pria Ditemukan Google Maps

Puluhan selimut itu kemudian didonasikan lewat Ashland Church Community Emergency Shelter Services (Access).

Kepekaan sosial Frye tak muncul dari ruang hampa. Tiga tahun sebelumnya, keluarga besar Frye merasakan bagaimana susahnya kehilangan rumah dan harus mengungsi. Pada saat sulit tersebut, Frye merasakan bagaimana melewati malam pada cuaca dingin. 

"Tiga tahun lalu kami mendapat beberapa masalah finansial. Saya dan suami serta Frye akhirnya kehilangan rumah kami. Kami mengungsi beberapa pekan di Access, sampai kami menemukan tempat tinggal," ujar ibu Frye, Sara Brown. 

Sang nenek mengatakan, pengalaman itulah yang membuat Frye merasakan empati kepada para tunawisma. 

"Jadi hal pertama yang dia inginkan yaitu mendonasikan selimut kepada para tunawisma agar tetap hangat (pada malam hari)" ujar Brant. 

Menariknya pada tiap selimut yang didonasikan, Frye menyertakan pesan pada secarik kertas yang ditulis dari tangannya. 

"Mereka (Access) memberiku selimut, dan aku harus menanggalkannya. Itulah kepada aku ingin Anda bisa memiliki selimut. Saat ini, aku tinggal di rumah saya, dan suatu saat Anda sekalian bisa (mendapatkan rumah)" tulisnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut