Bolehkah Anak Main Roblox Saat Ramadhan? Ini Penjelasan Lengkap Fatwa Al‑Azhar

Game Roblox
Sumber :
  • IST

Jakarta, VoxPop – Di era digital saat ini, kegiatan seperti bermain game online sudah menjadi bagian umum dari keseharian remaja maupun anak‑anak, termasuk selama bulan suci Ramadhan.

img_title Masih Ingat Game Snake? Permainan Sederhana yang Diam-diam Mengubah Sejarah Industri Mobile Gaming

Game Roblox.

Photo :
  • IST

Salah satu game yang sangat populer di kalangan generasi muda adalah Roblox, sebuah platform permainan daring dengan beragam konten yang dibuat oleh para pemain itu sendiri. Namun, fenomena ini mendapat sorotan dari lembaga agama besar, terutama terkait dampaknya saat puasa.

img_title Di Balik Penantian GTA 6 Selama Bertahun-Tahun, Ada Perubahan Besar yang Sedang Disiapkan Rockstar

Sorotan Fatwa Al‑Azhar terhadap Game Online

Pusat Fatwa Global Al‑Azhar sebuah otoritas keagamaan terkemuka yang berbasis di Kairo, Mesir telah menyatakan kekhawatirannya terhadap sejumlah permainan video yang dianggap berpotensi menghamburkan waktu, menyebabkan kecanduan, dan memperkenalkan konten negatif bagi anak‑anak dan remaja.

img_title 7 Game Terbaru Viral 2026, Evolusi Teknologi yang Membuat Pengalaman Bermain Semakin Imersif dan Kompetitif

Di antara permainan yang disebutkan dalam peringatan tersebut adalah Roblox, yang selama ini sangat digandrungi berbagai kalangan usia muda.

Menurut fatwa yang dikeluarkan, permainan yang mengandung kekerasan, unsur kebencian, menyinggung agama, atau yang memaparkan anak kepada konten berbahaya secara moral maupun psikologis, sebaiknya dihindari terlebih lagi saat bulan Ramadhan ketika umat Muslim dianjurkan meningkatkan ibadah dan disiplin spiritual mereka.

Alasan Larangan dan Risiko yang Disorot

Fatwa Al‑Azhar menggarisbawahi sejumlah potensi bahaya dari permainan seperti Roblox, di antaranya:

  • Paparan konten yang tidak pantas, termasuk kekerasan dan pornografi.
  • Penggunaan fitur obrolan bebas yang dapat membuka peluang pelecehan atau eksploitasi terhadap pengguna muda.
  • Kecanduan permainan, yang bisa mengganggu waktu berlajar, beribadah, atau interaksi sosial positif lainnya.
  • Dorongan untuk melakukan pembelian dalam game secara berlebihan, yang bisa berdampak pada manajemen finansial yang tidak sehat.

Karena kekhawatiran inilah lembaga tersebut menyerukan orang tua, pendidik, serta tokoh masyarakat untuk lebih aktif dalam memberikan pengawasan terhadap aktivitas digital anak.

Fatwa ini juga mengajak generasi muda untuk lebih banyak terlibat dalam kegiatan positif seperti belajar agama, olahraga, serta aktivitas budaya yang memperkaya spiritual dan moral mereka.

Relevansi Fatwa Selama Bulan Puasa

Bulan Ramadhan dikenal sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah, introspeksi diri, dan memperkuat kedisiplinan spiritual. Dalam konteks ini, penggunaan waktu secara bijak menjadi sangat penting.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut