Live Stream Fest Vol.3: Hadirkan Project Pop Hingga Ayu Dewi
VoxPop – Mau lihat Ayu Dewi masak, atau bernostalgia sambil bernyanyi bersama Project Pop dan Iwa K, juga ngabuburit sambil mendengarkan kajian dari ustadz-ustadz ternama?
Temukan semuanya di Live Stream Fest Vol. 3 edisi Ramadan, Sabtu dan Minggu, 16 dan 17 Mei 2020 hanya di Vidio. Live Stream Fest Vol. 3 edisi Ramadan hadir lebih seru dengan 6 program pilihan, Music, Talks, Family, Wellness, Cooking dan Kajian.
Live Stream Fest Vol. 3 edisi Ramadhan, penonton dapat mendengarkan kajian dari Ust. Subhan Bawazier, Mizz Nina, Ust. Abu Fida, Ust. Shamsi Ali, Das’ad Latief, Aisah Dahlan, Ust. Ali Nurdin, Miftah Faridl, dan masih banyak lagi bintang tamu yang beragam.
Setelah sukses terselenggara Live Stream Fest Vol. 1 dan Live Stream Fest Vol. 2 sebagai pelopor Event Festival berbasis online pertama di Indonesia, Samara Live, MRA Media, dan VIP kembali menyelenggarakan Live Stream Fest Vol. 3 yang didukung penuh oleh AQUA di Live Music Channel, Bear Brand di Live Talks Channel, serta juga special classes by Ion Water by Pocari Sweat, dan Wall’s pada 16 – 17 Mei 2020.
Live Stream Fest Vol. 3 tampil kembali mengangkat edisi Ramadhan, dengan bintang tamu yang lebih beragam, lebih menghibur, dan tentunya akan mengajak lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dan bergerak bersama membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 atau bisa juga disebut masyarakat rentan miskin.
“Industri hiburan di masa depan adalah lewat platform Live Streaming. MRA Media, Samara Live, dan juga production partner VIP, akan terus berkomitmen menghadirkan alternatif medium hiburan baru di Indonesia versi Live Streaming ini, yang tidak hanya menghibur namun juga mengedukasi masyarakat," ujar Iwet Ramadhan, Head of Business Growth MRA Media.
Live Stream Fest Vol. 3 bertujuan untuk membuat industri Live Event di Indonesia tetap bergerak dengan Live Streaming sebagai platform baru menggantikan offline event, dengan program yang memberikan informasi yang mendidik dan menghibur penonton dan tetap mengedepankan interaksi, juga pengalaman yang menyeluruh, tentunya dengan mengajak banyak pihak bersatu padu untuk mengumpulkan donasi guna membantu masyarakat yang terkena dampak COVID-19 atau bisa juga disebut masyarakat rentan miskin.
