Mengenal 5 Motif Batik Indonesia, Mega Mendung Sampai Papua

Batik Mamayoo Papua di Belanda
Sumber :
  • KBRI Den Haag, Belanda

VoxPop – Batik merupakan kekayaan seni yang telah menjadi kebanggaan Indonesia sejak dulu dan memiliki motif yang sangat beragam. Keindahan dan elegannya motif batik tertuang oleh para perajin untuk menggambarkan keindahan alam di Tanah Air.

img_title Puspa Nuswantara 2026, BNI Bawa Mitra UMKM Binaan Batik Nasional

Di berbagai daerah, motif batik kerap dikembangkan dan bervariasi. Seperti apa motif batiknya dan dari daerah mana saja? Dikutip dari berbagai sumber, yuk simak berikut rangkuman aneka corak batik Indonesia di Momen  Hari Batik Nasional.

Baca Juga: Peringati Hari Batik Nasional dengan Digitalisasi

img_title Puspa Nuswantara 2026, BNI Dukung UMKM Batik Nasional

Mega Mendung
Batik Mega Mendung

Cirebon memiliki motif batik khas Mega mendung yang sudah dikenal oleh masyarakat, baik di Indonesia maupun luar negeri. Ide motif dengan sekumpulan awan di langit itu terbentuk saat langit hendak hujan dan terlihat begitu indah.

img_title Cinta Batik Semarang Kembangkan Batik Ramah Lingkungan hingga Menjangkau Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI

Untuk artinya sendiri, motif Mega Mendung dengan warna dasar merah dan awan biru bermakna akan cara manusia meredam amarahnya. Diharapkan hati manusia bisa tetap tenang meskipun dalam keadaan marah, seperti halnya awan yang muncul saat cuaca mendung yang dapat menyejukkan suasana di sekitarnya.

Jepara
Batik Jepara.

Sejak zaman R.A. Kartini, batik Jepara sudah mulai dikembangkan oleh penduduk setempat. Batik Jepara berkembang dengan batik - batik daerah nusantara lainya tetapi tidak sepopuler batik seperti batik Surakarta dan batik Yogyakarta. Walau tidak sepopuler batik-batik di daerah tersebut batik Jepara hingga kini masih tetap terjaga eksistensinya.

Dari sisi motif, ukiran khasnya terletak pada keterkaitan budaya serta kayu asal Jepara dan tertuang di karya kain batik yang sudah dikenal oleh khalayak. Motif batik Jepara yang populer salah satunya adalah Motif Parang Jeporo.

Solo
Solo batik fashion 6 kembali digelar

Kota Solo, merupakan salah satu daerah yang memiliki batik dengan motif khas dan bermakna dalam. Untuk warna dominannya sendiri cukup khas yakni hitam dan cokelat. Batik khas ini biasanya dibuat dengan cara tradisional yaitu dengan cara ditulis manual atau sering disebut dengan batik tulis. Namun saat ini banyak juga yang dibuat dengan cara dicap.

Salah satu yang cukup populer yaitu Batik Motif Sidomukti. Sidomukti berasal dari dua kata, yaitu “sido” yang artinya menjadi dan “mukti” yang artinya mulia atau sejahtera. Artinya, motif batik ini berisi harapan agar menjadi mulia atau sejahtera. Batik ini biasanya digunakan pada prosesi pernikahan adat jawa

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut