Dokter: Suntik Putih Ilegal, Tak Disetujui FDA dan BPOM

Ilustrasi kulit wajah
Sumber :
  • Freepik/benzolx

Menurut penjelasan dokter Gregory, memasukkan zat melalui intravena adalah tindakan yang berisiko tinggi. Pemasangan infus dan pemberian suntikan intravena hanya boleh dilakukan atas indikasi medis dan dilakukan di klinik atau rumah sakit saja. 

img_title Suntik Putih Jangka Panjang Bisa Sebabkan Penyakit Autoimun?

"Salah satu risiko sesaat setelah suntik atau infus intravena adalah syok anafilaktik. Beberapa pasien mengalami pusing, mual, keringat dingin, dan gemetar setelah disuntik pemutih atau vitamin, bahkan ada yang mengalami syok anafilaktik sampai pingsan dan menyebabkan kematian," terang dia. 

Lebih lanjut Gregory menyampaikan, pemberian dosis tinggi vitamin juga dapat menyebabkan ketergantungan. Apabila tubuh terbiasa diberi suntikan vitamin dosis tinggi, kemudian tiba-tiba tidak diberi suntik lagi, maka tubuh akan lemah seperti mengalami kekurangan vitamin berat.  

img_title Marak Bibit Pemutih Kulit Dijual Online, Dokter: Itu Barang Haram

Selain itu, dosis tinggi vitamin yang diberikan melampaui RDI (Recommended Daily Allowance), juga dapat menyebabkan kerusakan organ (hipervitaminosis).

"Melihat bahaya suntik atau infus pemutih serta risiko yang diakibatkan, masyarakat diimbau untuk melakukan perawatan yang aman dan rasional. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan produk yang legal (terdapat izin BPOM) dan melakukan perawatan yang rasional sesuai indikasi dan prosedur kesehatan yang ilmiah," pungkas dr. Gregory Budiman.

img_title 78 Kali Positif COVID-19, Pria Turki Dikarantina Selama Setahun
Kathrina kena autoimun karena diet ekstrem.

Cerita Wanita 38 Tahun, Diet Ekstrem Hingga Suntik Putih Akhirnya Kena Autoimun

Nama Kathrina atau dikenal dengan Mama Cucit mendadak jadi sorotan publik. Hal ini menyusul dengan kisahnya yang didiagnosis penyakit autoimun lantaran gaya hidupnya.

img_title
VoxPop.co.id
6 Mei 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut