Maksimalkan Perawatan Kulit Sensitif dengan YOU Facial Wash Low pH Amino Cleansing Mousse
2. Kulit Kombinasi
Kemudian, ada tipe kulit kombinasi, di mana pemilik kulit ini merasakan sebagian wajahnya berminyak namun sebagian lainnya kering hingga pecah-pecah. Biasanya, area T zone (hidung, dahi, dan dagu) akan lebih berminyak dan area di pipi akan bertipe kering. Kulit kombinasi akan memiliki pori-pori yang terlihat besar karena lebih terbuka, adanya komedo, dan kulit terlihat mengkilap.
3. Kulit Kering
Kulit kering memiliki ciri-ciri terlihat kusam, kasar, bercak merah di beberapa bagian, dan garis halus. Namun, pori-pori pada kulit kering akan hampir tidak terlihat. Kondisi paling parah pada kulit kering adalah kulit akan bersisik dan terasa seperti tertarik, hal ini disebabkan kurangnya sebum yang dapat melembabkan kulit.
4. Kulit Berminyak
Tipe kulit ini paling banyak dimiliki masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah tropis. Kulit berminyak ditandai dengan produksi sebum yang berlebih, pori-pori terlihat besar, kusam dan mengkilap, serta munculnya jerawat, komedo, atau masalah kulit lainnya.
5. Kulit Sensitif
Terakhir, ada tipe kulit sensitif yang sesuai dengan namanya, lebih sensitif terkena iritasi. Jenis kulit ini akan lebih sering mengalami kulit terasa terbakar, gatal, kering hingga terasa tertarik, dan kemerahan. Biasanya, iritasi tersebut disebabkan oleh cuaca, produk perawatan wajah yang kurang tepat, dan noda yang menempel di wajah.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Facial Wash?
Dikutip dari Everyday Health, ternyata 80 persen orang melakukan kesalahan dalam tahap mencuci muka, salah satunya waktu yang tepat untuk mencuci muka. Seorang peneliti di bidang kosmetik dan klinik di Mount Sinai Hospital, New York, bernama Joshua Zeichner menyebutkan jika banyak manfaat yang bisa Anda peroleh hanya dari mencuci muka dengan benar.
Beberapa manfaat tersebut, di antaranya menghilangkan kotoran yang bisa menimbulkan jerawat, menghilangkan polusi yang menumpuk di wajah, mengurangi kerusakan akibat radikal bebas, mengurangi kemungkinan penuaan dini, serta menghilangkan sel-sel kulit mati yang menumpuk dan membuat kulit kusam.
Namun, mencuci muka tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Para ahli merekomendasikan bahwa setidaknya mencuci muka cukup dua kali sehari, yaitu pagi dan malam sebelum tidur. Mengapa?
