Hindari 7 Kesalahan Saat Membersihkan Kuas Makeup, Bisa Bikin Cepat Rusak!
- Shopee
Jakarta. VoxPop – Kuas makeup adalah salah satu alat penting dalam rutinitas kecantikan, tapi sering kali perawatannya justru diabaikan.
Padahal, kuas yang kotor bisa menjadi sarang bakteri dan menyebabkan masalah kulit seperti jerawat dan iritasi.
Selain itu, cara mencuci yang salah juga bisa membuat kuas cepat rusak, rontok, bahkan tak bisa dipakai lagi.
Agar kuas makeup kamu tetap bersih dan awet, hindari 7 kesalahan fatal berikut ini:
1. Terlalu Jarang Membersihkan Kuas
Banyak orang hanya mencuci kuas saat sudah terlihat sangat kotor. Ini kesalahan besar! Kuas seharusnya dibersihkan minimal seminggu sekali, apalagi jika digunakan setiap hari.
Semakin lama dibiarkan, semakin menumpuk kotoran dan bakteri.
2. Menggunakan Air Panas
Air panas memang bagus untuk membunuh kuman, tapi bisa merusak lem yang merekatkan bulu kuas. Akibatnya, kuas jadi mudah rontok dan bentuknya berubah.
Gunakan air hangat suam-suam kuku agar tetap bersih tanpa merusak struktur kuas.
3. Menggosok Terlalu Keras
Mengucek kuas dengan kasar hanya akan merusak bulu dan bentuk kuas.
Cukup gerakkan kuas secara lembut memutar di atas telapak tangan atau cleansing mat dengan sabun yang tepat.
4. Salah Pilih Sabun atau Pembersih
Jangan asal pakai sabun! Beberapa sabun mengandung alkohol atau bahan keras yang bisa membuat bulu kuas menjadi kaku dan kasar.
Gunakan pembersih khusus kuas makeup, atau bisa juga pakai baby shampoo atau sabun cair lembut.
5. Tidak Membilas dengan Bersih
Sisa sabun yang tertinggal di kuas bisa menyebabkan iritasi kulit saat digunakan. Pastikan kamu membilas kuas sampai airnya benar-benar bening, tanpa ada busa atau sisa sabun.
6. Mengeringkan dengan Posisi Berdiri
Ini kesalahan umum yang bisa membuat air merembes ke bagian dalam gagang kuas.
Akibatnya, lem pelapis bisa lepas dan membuat kuas cepat rusak. Keringkan kuas dengan posisi horizontal atau kepala kuas sedikit menurun.
7. Mengeringkan di Tempat Lembap
Jangan mengeringkan kuas di kamar mandi atau tempat tertutup tanpa sirkulasi udara. Lingkungan lembap bisa menyebabkan jamur tumbuh di bulu kuas.
