Tiba-Tiba Muncul di Pekarangan? Ini Cara Ampuh Usir Biawak dari Lingkunganmu Sebelum Terlambat!
- instagram/makassar_iinfo
Catatan: Hindari menggunakan bahan kimia keras karena bisa membahayakan hewan peliharaan dan tanaman.
5. Tutup Kolam Ikan atau Kandang Ayam di Malam Hari
Masalah: Kolam dan kandang ayam adalah “restoran terbuka” bagi biawak.
Solusi:
- Tutup kolam ikan dengan jaring kawat.
- Buat kandang ayam dari bahan kokoh dan beri alas tertutup.
- Hindari menyimpan telur atau daging di tempat terbuka.
6. Gunakan Perangkap Aman (Live Trap)
Langkah serius: Jika biawak terus kembali meski lingkungan sudah dibersihkan.
Yang bisa kamu lakukan:
- Gunakan perangkap khusus hewan besar (tersedia di toko alat peternakan).
- Letakkan umpan seperti daging atau ikan.
- Setelah tertangkap, panggil petugas BKSDA atau Dinas Pertanian setempat untuk penanganan lebih lanjut.
Peringatan: Jangan mencoba menangkap sendiri tanpa perlindungan yang memadai. Biawak bisa menggigit jika merasa terancam.
7. Hubungi Ahli atau Petugas Lingkungan
Ular sepanjang 2 meter di rumah warga dievakuasi petugas damkar Jombang
- Uki Rama
Jika biawak sering muncul atau jumlahnya lebih dari satu:
Hubungi:
- BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) terdekat
- Satpol PP atau dinas lingkungan hidup
- Petugas pemadam kebakaran (untuk evakuasi darurat)
Apakah Biawak Berbahaya?
Meski bukan hewan agresif, biawak bisa:
- Menggigit saat merasa terancam
- Membawa bakteri seperti Salmonella
- Mengganggu populasi hewan kecil
Karena itu, mencegah lebih baik daripada mengusir.
Jangan Panik, Atasi dengan Strategi!
Biawak bukan hewan jahat, tapi mereka bisa jadi gangguan jika masuk ke lingkungan rumah. Dengan mengenali sumber daya yang menarik biawak dan menerapkan langkah pencegahan yang tepat, kamu bisa membuat rumahmu tidak lagi “ramah” bagi mereka.
Ingat, semua tindakan harus tetap ramah lingkungan dan tidak membahayakan hewan. Tujuan kita adalah mengusir, bukan menyakiti.
FAQ: Cara Mengusir Biawak
Q: Apakah biawak bisa memanjat tembok?
A: Bisa, terutama jika permukaannya kasar atau terdapat celah/cakar pijakan.
Q: Bolehkah menggunakan racun?
A: Tidak dianjurkan. Selain kejam, racun bisa berbahaya bagi anak-anak, hewan peliharaan, dan lingkungan.
Q: Apakah bau kapur barus benar-benar ampuh?
A: Menurut pengalaman warga dan beberapa ahli, kapur barus bisa mengganggu penciuman biawak dan membuat mereka enggan mendekat.
