Di Balik Transformasi Gary Oldman Sebagai Winston Churchill
- HBO

Dibujuk Oldman
Mengetahui talenta dan kemampuan Tsuji, Oldman pun membujuknya untuk kembali ke dunia film dan menerima pekerjaan dalam film The Darkest Hour.
"Ketika dia menghubungi saya tahun 2016, dia memberi tahu saya tentang proyek ini. Dia bilang, jika saya bersedia terlibat, dia akan menerima tawaran bermain film ini," kata Tsuji.
"Kami mengadakan pertemuan. Saya bilang padanya saat itu bahwa saya akan memikirkannya dulu selama seminggu. Karena ini akan menjadi keputusan yang sangat besar dan komitmen bagi saya untuk kembali ke industri film," ujarnya.
Akhirnya keduanya pun menemukan kesepakatan. Tsuji tak perlu hadir setiap hari di lokasi syuting The Darkest Hour. Namun, ia mendesain wajah prostetik dari silikon untuk diaplikasikan pada wajah Oldman setiap hari oleh makeup artist David Malinowski dan Lucy Sibbick. Keduanya juga berbagi piala Oscar bersama Tsuji.
Kemenangan Tsuji di Oscar 2018 membuatnya menjadi orang Asia pertama yang menang dalam kategori tersebut.
Ia juga mengungkapkan kesulitannya dalam mendesain wajah prostetik Churchill dari silikon untuk Oldman.
"Sangat sulit untuk menciptakan hasil yang disukai semua orang. Apalagi zaman sekarang kualitas kamera sangat bagus, sehingga bisa menangkap kekurangan dan detail apapun," ucapnya. (ren)
