Sejarah High Heel, Ternyata Awalnya Sepatu untuk Pria
- Pixabay/Simonlees
"Dia akan berkeliling dengan sepatu hak tinggi yang didekorasi sangat meriah. Sepatu paling penting baginya adalah sepatu hak berwarna merah, dan dia tidak membolehkan siapa pun di pengadilan Prancis menggunakannya," ujar Kippen.
Sepatu hak di pengadilan Prancis di Versailles adalah simbol status yang penting dan terbatas pada kaum bangsawan. Menurut Kippen, memakai sepatu hak tinggi tanpa izin dapat membuat orang dipenggal.
Izin memakai sepatu hak pada akhirnya diperluas ke masyarakat umum, tapi sepatu itu berbentuk gemuk hingga setelah akhir Perang Dunia II. Butuh dua perang dunia hingga akhirnya ada teknologi yang memungkinkan pembuatan hak stiletto.
Kippen mengatakan, rahasia dari hak stiletto adalah potongan logam kecil yang menggabungkan bagian dalam sepatu dengan pas sehingga hak dan kaki dari sepatu bisa beroperasi secara terpisah. Dengan demikian bentuknya melengkung dan memutar.
Saat desainer sepatu berhasil mengerjakan bagian itu, maka sepatu hak menjadi seperti apa yang banyak kita lihat saat ini. Di masa lalu hak sepatu lebih seperti lengkungan. Hak itu berada sangat dekat dengan bagian tengah kaki, sedangkan hak sepatu sekarang bisa berada tepat di bagian ujung sepatu.
Awalnya, penciptaan hak stiletto menimbulkan banyak kekhawatiran. Di semua ruang dansa pada masa itu, pemilik sepatu akan sangat khawatir. Kippen mengatakan, hak stiletto baru itu bisa benar-benar membuat lubang di lantai.
Ada banyak peringatan dan firasat kesehatan mengenai hal yang bisa terjadi jika Anda memakai sepatu dengan hak stiletto. Selain lecet, Kippen mengungkap, hanya ada sedikit bukti sepatu berhak tinggi bisa menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang bagi pemakainya.
"Kita telah hidup setengah abad dari masa itu dan tidak ada bukti menunjukkan bahwa orang yang menggunakan sepatu ini dalam waktu lama akan mengalami masalah kaki atau punggung sama sekali," ujar Kippen.
