Anaknya Ogah Sekolah, Ayah Ini Punya Solusi Jitu Tanpa Drama

Ilustrasi anak.
Sumber :
  • Pixabay

VoxPop – Anak malas pergi ke sekolah di pagi hari menjadi masalah umum yang dihadapi orangtua. Memang sulit  mencari cara agar anak-anak bersemangat untuk pergi ke sekolah, sehingga tak sedikit yang malah emosi dan marah demi membuat buah hati pergi ke sekolah.

img_title Perkuat Ekspansi & Ekosistem, Feel Good Network Tunjuk Innercircle dan Bricks Jadi Agensi Kreatif

Padahal hal itu tidak baik bagi si anak. Daripada demikian, ada baiknya Anda mencoba trik sukses yang dibagikan oleh pengguna Twitter asal Jepang @hug_yama. Dia bercerita, saat putranya menangis tidak mau pergi sekolah di pagi hari, dia menyuruhnya mandi dan memberinya hotpot shabu shabu untuk sarapan.

"Saya memasukkan banyak daging dan tahu, dan saya katakan padanya akan terasa lebih enak jika dia makan daging dan bawang hijau bersama-sama. Dia memakan semuanya," ujarnya.

img_title Cari Motor Bekas untuk Antar Anak Sekolah? Ini 5 Pilihan yang Layak Dipertimbangkan

Dan alhasil triknya itu bisa membuat sang anak pergi sekolah tanpa drama. Dia menuturkan, jika anaknya tidak makan hotpot, sang ayah akan tetap membiarkan putranya tinggal di rumah.

"Jika dia bahkan tidak bisa makan apa pun, saya akan membiarkan dia tinggal di rumah dari pada sekolah. Apa? Standar dan solusi macam apa itu? Anda mungkin bertanya," kata dia.

img_title PDB Ekonomi Kreatif Didominasi Sektor Kuliner, Kemenekraf Dorong Hilirisasi Produk Lokal

Seorang pengguna Twitter juga mempertanyakan solusinya tersebut. Menanyakan mengapa ia memilih untuk membuat putranya makan setelah mandi, alih-alih mandi malam yang biasa dilakukan di Jepang. 

Mendapati pertanyaan itu, @hug_yama pun menjelaskan bahwa di pagi hari saat seseorang bangun tidur, suhu tubuh dan tekanan darah Anda rendah, sehingga menyimpan hal-hal negatif. Maka dari itu, dia ingin menghangatkan suhu tubuh anaknya terlebih dahulu.

"Ketika dia melakukan itu (mengatakan tidak ingin sekolah), saya memanaskan sisa-sisa hotpot kami tadi malam dan memotong beberapa sayuran untuk ditambahkan. Dia memakannya saat dia selesai mandi. Keluarga kami makan sarapan lengkap, jadi tidak butuh waktu lebih lama dari biasanya," tuturnya.

Banyak yang memujinya tidak hanya karena solusi kreatifnya, tetapi juga karena kemurahan hatinya.

“Ini adalah cara yang luar biasa untuk menangani situasi ini. Jika semua orangtua memperlakukan anak-anak mereka dengan cara ini, saya tidak berpikir siapa pun akan mendengar tangisan anak-anak di pagi hari," kata salah satu netizen.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut