5 Desa Ini Juga Seram, Ceritanya Gak Kalah Horor dari KKN Desa Penari
- Twitter/@@SimpleM81378523
Nayavutoka Fiji di Oseania
Pada Februari 2016, topan tropis menghantam Desa Nayavutoka, Provinsi Ra, Fiji. Gelombang pasang yang disebabkan oleh topan mengakibatkan banyak rumah hancur dan hilangnya dua nyawa.
Salah satu korban adalah seorang pria disabilitas berusia 32 tahun bernama Pauliasi Naiova. Dia dimakamkan pada hari berikutnya, setelah tubuhnya ditemukan di antara puing-puing yang ditinggalkan oleh badai. Osea Balesavu, yang merawat Pauliasi, terbangun beberapa malam setelah pemakaman karena para anjing-anjing desa menggonggong terus-menerus.
Balesavu melihat Pauliasi berdiri di depannya, bergumam 'kakana' yang artinya makanan. Balesavu juga mengklaim bahwa anjing-anjing menggonggong lagi pada malam berikutnya tepat di dekat kasur tempat Pauliasi biasa tidur.
Setelah seminggu berlalu, sekelompok pemuda berlari keluar dari rumah tempat mereka berkemah dan ketakutan. Mereka bercerita kepada kepala desa bahwa mereka telah melihat Pauliasi tertatih-tatih di sekitar tempat tersebut meminta kakana (makanan).
Desa Prince Albert di Afrika Selatan
Desa kecil bernama Prince Albert, terletak di Karoo, Afrika Selatan. Desa ini sudah berdiri sejak 1762. Menurut warga lokal, cukup banyak hantu yang berkumpul di sini. Namun anehnya, mereka semua tampak ramah. Desa ini menawarkan sebuah tur jalan-jalan bersama seorang pemandu yang memperkenalkan turis kepada hantu.
Hantu-hantu yang populer di sini, konon berasal dari seorang pengantin muda yang kehilangan nyawanya pada malam sebelum hari pernikahannya. Dia sekarang menghantui museum setempat dengan penuh semangat meskipun nasibnya ketika hidup sangat tragis.
Hantu lain, ada seorang gadis dengan pakaian malam yang melompat-lompat di atas ranjang Mearns House dan seorang lelaki tua yang menghantui antrean rumah lokal dan melambai pada setiap wanita yang lewat.
Desa Lawers di Skotlandia

Meskipun desa ini hanya tinggal reruntuhan, desa ini dipersiapkan untuk dijual. Namun, tawaran penjualan itu hadir dengan peringatan, desa tersebut diduga telah dikutuk oleh Nyonya Lawers. Di desa ini kerap ada penampakan hantu perempuan, dan banyak pengunjung yakin bahwa hantu tersebut adalah Nyonya Lawers. (rna)
