Bikin Merinding, Wanita Ini Jadi Korban Fetish Kaos Kaki
- Pixabay/ucmao
VoxPop – Beberapa waktu lalu, jagad maya dihebohkan dengan kasus pelecehan seksual yang dikneal dengan fetish kain jarik. Kini, muncul lagi kasus penyimpangan seksual baru yang disebut dengan fetish kaos kaki. Kisahnya pun sekarang ramai di Twitter.
Dalam sebuah utas berjudul "FETISH KAKI BERKAOS KAKI", seorang pengguna Twitter dengan akun @dexxx menceritakan mengenai pengalamannya. Awalnya, pengguna Twitter itu mengunggah foto story dirinya bersama dua temannya yang menggunakan jersey basket pada 2018 lalu.
Unggahannya itu kemudian dibalas oleh seseorang. Orang tersebut menyebut bahwa kaos kaki yang digunakannya itu bagus.
"kaos kakinya bagus dek," kata orang itu.
"iya dong, mahal wkwkw," balas si pemilik akun twitter itu.
Baca juga: Buat Lelucon saat Ucap Sumpah Pernikahan, Pria Ini Tersambar Petir
Tak lama, orang tersebut meminta wanita itu untuk memfoto kaos kakinya.
"fotoin kaos kakinya dek gak usah pake sepatu," tulisnya meminta.
Pengguna Twitter itu kemudian menyebut bahwa orang itu memaksa dirinya memfoto kaos kaki yang sedang dipakainya.
"Besoknya lagi pas aku bikin story pake jersey basket yg beda, dia reply storyku lagi. Tetep maksa minta aku foto pake kaos kaki," tulisnya.
Tidak sampai di situ, karena tidak mendapatkan foto kaos kaki itu, orang tersebut terus menghubungi pengguna Twitter itu untuk mengiriminya foto kaos kaki.
"Disitu dia tetep masih maksa aku buat ngirim foto pake kaos kaki, sampe misscall aku. Makin risih aku. Yaudah aku kirim foto abis basket tapi masih pake sepatu, dia ngerengek minta foto kakiku pake kaos kaki tanpa sepatu," tulis dia.
Ternyata, tak hanya @dexxx yang mengalami hal tersebut. Beberapa temannya juga pernah diminta untuk melakukan hal yang sama.
"Sampe sampe dia mau nunjukin kalo di HPnya itu udah banyak foto kaos kaki. Berarti udah banyak korban juga dong selain aku(?).
Setelah aku menelusuri lebih lanjut, ternyata temen temenku banyak juga yg dimintain foto kayak gitu. Mungkin mereka belum berani untuk speak up," kata dia.
