Berpose Telanjang, Wanita Ini Ungkap Trauma Bekas Lukanya
- Metro.co.uk
Ia mengaku memiliki bekas luka di sekujur tubuhnya. Terutama, saat transplantasi jantung yang meninggalkan bekas luka bergerigi dan tidak rapi di tengah dada dan bekas luka kecil yang tidak rata di seluruh tubuh saya dari berbagai drainase dada dan kateter.
Namun, tahun lalu ia memberanikan diri mengambil bagian dalam pemotretan telanjang untuk akun Instagram bernama Behind The Scars, sebuah kampanye yang merayakan luka orang dan kisah di baliknya. Setelah mengikuti akun tersebut beberapa lama, dan melihat sejumlah orang berpose, ia merasa terinspirasi untuk melakukan hal yang sama.
"Saya ingin menunjukkan bahwa memiliki bekas luka bukanlah hal yang tidak biasa atau tidak menarik, tetapi sesuatu yang istimewa. Bekas luka saya adalah akibat dari trauma tapi tetap indah," jelasnya.
Diakuinya, saat itu terasa seperti berada di luar zona nyaman selama pemotretan. Butuh banyak waktu untuk menunjukkan bekas lukanya, yang tentu saja membuatnya sadar diri, kepada dunia. Namun, tanggapan yang ia terima sangat mendukung.
“Saya mendapat begitu banyak pesan dari orang-orang yang mengatakan kepada saya bahwa saya telah mendorong mereka untuk merasa lebih nyaman dan menerima bekas luka mereka sendiri. Itu adalah momen yang sangat indah,” Cecilia mengisahkan.
Meskipun saya ingin menunjukkan bekas luka untuk meningkatkan kepercayaan diri, mereka juga terus mengingatkan saya tentang semua yang telah berhasil saya atasi," tambahnya.
Hampir tak dipercaya, saat berlibur di Turki pada tahun 2014, pada usia 14 tahun, ia didiagnosis menderita tumor otak dan dokter kemudian menemukan total empat tumor, yang semuanya terkait dengan transplantasinya.
Setelah radioterapi dan kemoterapi, tumornya kini dapat dikendalikan dan tidak lagi mempengaruhi. Penyakit yang hadir bertubi-tubi nyatanya tak menyurutkan semangatnya.
"Dengan dukungan yang tak tergoyahkan dari keluarga saya, saya dapat kuliah di universitas dengan teman sebaya saya yang lain, setelah menyelesaikan GCSE saya sambil menjalani perawatan kanker dan kehilangan total dua tahun sekolah. Saya lulus tahun ini dengan gelar kelas satu di bidang jurnalisme," ujarnya.
