Super Keren, 4 Atlet Voli Ini Curi Perhatian Penonton Olimpiade Tokyo
- IG @nishidayuji0130
VoxPop – Perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 sejak sejak 23 Juli hingga 8 Agustus 2021 ini begitu menuai banyak sorotan. Beberapa sorotan yang menarik selama perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 antara lain adalah atlet pria yang berlaga salah satunya adalah Ran Takahashi.
Atlet yang merupakan penggawa tim bola voli nasional Jepang, Ran Takahashi belakangan ini sukses mencuri perhatian penggemar olahraga tak terkecuali para kaum hawa.
Ran Takahashi yang berada di posisi Outside Hitter ini tidak hanya piawai dalam memakan umpan dari rekan setimnya untuk mencetak angka. Perawakannya yang disebut-sebut mirip dengan aktor Nicholas Saputra ini juga mampu membuat para wanita menjerit histeris.
Namun tidak hanya Ran Takahashi saja, 3 atlet voli putra yang berlaga di Olimpiade Tokyo berikut ini juga sukses mencuri perhatian para pencinta olahraga sejagat dan membuat wanita menjerit histeris;
1. Yuki Ishikawa
Kapten timnas voli Jepang ini juga sukses menuai sorotan para penggemar olahraga termasuk para wanita. Yuki Ishikawa yang merupakan outside hitter di timnas Jepang ini diketahui baru berusia 25 tahun diketahui memiliki segudang prestasi.
Sejak bergabung di timnas voli Jepang pada 2014 lalu, dirinya berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Best Receiver pada ajang Memorial of Hubert Jerzy Wagner di Polandia.
Yuki Ishikawa juga pernah mendapat penghargaan sebagai Best Outside Spiker di tahun yang sama pada Piala Dunia Bola Voli 2015. Tahun lalu, Yuki juga berhasil mencatatkan namanya sebagai Best Outside Spiker di babak kualifikasi Olimpiade Musim Panas.
Yuki Ishikawa yang juga tergabung dalam klub voli Italian Ninfa Latina itu sempat membuat heboh penggemar ketika melempar 'wink' ke arah kamera usai jump spike ketika melawan Iran pada Minggu 1 Agustus 2021 lalu.
Tidak hanya itu saja, sosok Yuki Ishikawa juga sempat menjadi sorotan saat Jepang melawan Italia pada pekan lalu, dimana Yuki Ishikawa yang berada di depan net terus memandangi para pemain Italia dan pelatih ketika mereka nampak selalu berbisik ketika sedang memberikan instruksi ataupun berbicara satu sama lain.
Hal ini lantaran, mereka takut karena Yuki Ishikawa yang paham dan bisa menggunakan bahasa Italia.
