Rumah Adat Minangkabau: Bentuk, Fungsi, Keunikan dan Bahannya
- inparadiseisland.blogspot.com
Rumah gadang memiliki bentuk yang mirip dengan tanduk kerbau jika dilihat secara keseluruhan. Karena memiliki ujung melengkung pada kedua ujung sisinya. Rumah adat ini termasuk dalam jenis rumah panggung supaya penghuninya bisa terhindar dari hewan liar ketika malam hari. Kolong rumah gadang biasanya berukuran satu sampai dua meter.
2. Peletakan Tiang Rumah
Keunikan rumah gadang selanjutnya adlaah peletakan tiang rumah. Tiang rumah adat Minangkabau ini tidak ditanam secara langsung ke tanah layaknya rumah pada umumnya. Melainkan di tumpu di atas batu dar yang kuat dan lebar. Tujuannya supaya rumah ini dapat menahan guncangan akibat gempa bumi.
3. Ukiran Penuh Makna
Selain ciri khas rumah gadang yang terletak di bagian atasnya, rumah adat Minangkabau ini juga memiliki ciri ukiran dengan bentuk unik dan berwarna warni. Biasanya rumah ini memakai pola ukiran bunga dan hewan yang berwarna merah, biru, kuning, hitam, dan putih yang dominan. Ukiran ini menandakan keselarasan masyarakat Minang dengan alam sekitar.
4. Tidak Memakai Paku
Tahukah kamu, ternyata rumah gadang tidak memakai paku lho. Menariknya, meskipun tidak memakai paku namun bangunan ini bisa kuat dan bertahan lama sampai puluhan tahun. Sebagai ganti dari paku, rumah gadang memakai pancang yang terbuat dari kayu.
5. Jumlah Kamar Sesuai dengan Jumlah Perempuan
Jumlah kamar dalam rumah gadang disesuaikan dengan jumlah perempuan yang tinggal di rumah. Jadi apabila di dalam satu rumah ada tiga orang perempuan, yaitu ibu dan dua orang anak perempuan, maka kamarnya pun akan ada tiga. Satu untuk ibu dan ayah, dan dua kamar untuk anak perempuannya.
Bahan Rumah Gadang
Rumah Gadang Sutan Chedoh atau Istana Regen, Koto Nan Ompek, Payakumbuh
- Antara/ Ismar Patrizki
Rumah gadang adalah rumah milik bersama dari sebuah keluarga besar. Dalam pembangunannya, rumah gadang dibangun secara gotong royong. Kemudian orang bertanggung jawab tukang kayu. Karena tukang kayu bertanggng jawab atas semua bahan yang telah tersedia.
Bahan pertama adalah kayu, hampir mirip dengan rumah adat pada umumnya, rumah gadang juga menggunakan kayu sebagai unsur paling penting terutama pada tonggak tuo. Bahan kedua adalah ijuk yang dipakai untuk membuat atap rumah. Ketiga adalah Jerami yang dipakai untuk membuat atap rumah. Keempat adalah bambu yang digunakan untuk membuat dinding di bagian belakang rumah.
