Atheis dan Agnoistik Adalah? Lihat Ulasan Berikut
- google.com
Mengenal Kepercayaan Agnoistik
Agnostik berasal dari bahasa Yunani yaitu Gnostik yang berarti mengetahui atau pengetahuan dan Ag yang berarti tidak. Jadi secara harfiah, Agnostik bisa diartikan tidak mengetahui. Tetapi Agnostik secara definisi sebuah pandangan atau kepercayaan bahwa ada atau tidak adanya Tuhan adalah sebuah hal yang tidak diketahui.
Huxley tidak mendefinisikan "agnostisisme" hanya sebagai keadaan agnostik. Sebaliknya, dia sering menggunakan istilah itu untuk merujuk pada prinsip epistemologis normatif, sesuatu yang mirip dengan apa yang sekarang disebut sebagai "pembuktian".
Secara kasar, prinsip Huxley mengatakan bahwa adalah hal yang salah untuk mengatakan bahwa seseorang mengetahui atau percaya bahwa suatu proposisi adalah benar tanpa bukti yang memuaskan secara logis (Huxley 1884 dan 1889).
Menurut plato.standford.edu, penganut kepercayaan agnostik butuh alasan ilmiah yang jelas untuk membuktikan keberadaan Tuhan. Mereka percaya bahwa ada kekuatan yang lebih besar dari Tuhan dan bisa dibuktikan secara ilmiah, yakni alam semesta. Dan agnostik tidak 100 persen menyangkal keberadaan Tuhan secara mutlak. Mereka menganggap adanya Tuhan perlu dibuktikan secara ilmiah dan bisa memuaskan logika.
Dapat disimpulkan perbedaan atheis dan agnoistik yaitu, atheis 100 peresen sangat menolak dengan keberadaan tuhan di ajaran manapun, sedangkan agnoistik tidak berani dan masih ragu akan keberadaan tuhan dan tetap percaya akan agama.
