7 Fakta Anoa, Hewan Endemik Sulawesi yang Terancam Punah

Anoa.
Sumber :
  • Shutterstock

Sama seperti kerbau, anoa merupakan hewan herbivora. Di alam bebas, anoa akan memakan makanan berair, seperti tunas pohon, buah-buahan, umbi-umbian, dan rumput. Anoa menyukai beberapa jenis rumput dan semak, khususnya yang mengandung air.

img_title Karutan Kolaka Dinonaktifkan Usai Kasus VCS Napi Peras Wanita Berkedok TNI AL, Sipir Diduga Terlibat

Seperti halnya binatang lainnya, ia juga memerlukan asupan garam. Biasanya, kebutuhan garam tersebut diperolehnya dengan cara menjilat batu yang mengandung mineral dan garam di alam.

5. Hewan endemik yang dilindungi

img_title Anoa Mau Gabung Indodax, tapi Bukan Rantis

Anoa merupakan satwa liar yang masuk ke dalam golongan satwa langka. Karenanya, eksistensi anoa dilindungi oleh Undang-Undang di Indonesia sejak tahun 1931 dan dipertegas dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999.

Hewan endemik yang langka ini merupakan satwa yang turut mendiami Kawasan Hutan Lindung Desa Sangginora, Kabupaten Poso.

img_title Survei Charta Politika: 81,5% Masyarakat Puas dengan Kinerja 100 Hari Pemerintahan ASR-Hugua

6. Terancam punah

Sejak tahun 1986 sampai 2007, International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan anoa sebagai salah satu jenis satwa yang terancam punah. Jumlah perkiraan populasi anoa saat ini adalah kurang dari 2.500 individu dewasa.

Selama 14-18 tahun terakhir, populasinya di alam terus menurun hingga 20 persen. Dalam lima tahun terakhir, populasi anoa diperkiraan berjumlah 5.000 ekor yang masih bertahan hidup. Hal ini dikarenakan anoa sering diburu untuk kemudian diambil tanduk, kulit, serta dagingnya.

7. Penyebab penurunan populasi

Penyebab utama mengapa populasi anoa terus mengalami penurunan adalah karena adanya kerusakan pada habitat alami anoa akibat pengalihan fungsi hutan. Selain itu, banyaknya perburuan liar yang memburu anoa juga terus meningkat.

Akibatnya, anoa semakin jarang dijumpai di tanah Sulawesi. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa semakin hari, populasi anoa semakin menurun.

Tersangka (kiri) pembalakan liar di dalam kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Mangolo

Puluhan Pohon di Hutan Lindung Sulteng Tumbang dalam 3 Hari, Dua Penebang Liar Ditangkap

Sebanyak dua orang ditetapkan jadi tersangka dugaan pembalakan liar di kawasan Taman Wisata Alam Mangolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sulteng).

img_title
VoxPop.co.id
17 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut