5 Pelajaran Hidup di Serial Tinder Swindler, No 3 Sering Terjadi

Film Tinder Swindler
Sumber :
  • imdb.com

VoxPop – Serial dokumenter Tinder Swindler tengah jadi perbincangan. Film berdurasi dua jam yang tayang perdana di Neflix pada tanggal 2 Februari itu mengisahkan penipuan dalam aplikasi kencan online. Dia berhasil menjadi penipu berantai yang menguras sekitar 10 juta dolar dari wanita yang "dikencani" di aplikasi kencan populer, Tinder. Berdasarkan laman People, penipu dikenal bernama Simon Leviev. Dia bekerja di bisnis berlian dan mengaku anak konglomerat asal Israel, Lev Leviev. Serial dokumenter ini mengisahkan tiga wanita yaitu Cecilie Fjellhoy, Pernilla Sjöholm, dan Ayleen Charlotte yang jadi korban si penipu Tinder. Ketiga wanita itu malah tergiur dengan kekayaan yang dijanjikan Simon Leviev, si penipu tampan berkedok kencan online.

img_title Taufik Hidayat Kenalan dengan YTR pada Tahun 2024 Lewat Aplikasi Tinder

Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari serial dokumenter ini. Apalagi mengenal seseorang dari aplikasi tentu tak dapat diyakinkan bagaimana karakter orang tersebut.

Ketika mendapat pria yang baik, bersyukur nasib kita di masa yang akan datang juga cemerlang. Namun bagaimana kalau dapat pasangan seperti Simon Leviev? Simak pelajaran yang bisa kita ambil dari serial dokumenter ini:

img_title Jajakan Diri Lewat Tinder dan WhatsApp, WN Tanzania Dideportasi dari Bali

1. Bergaya Sesuai Keuangan, Jangan Sok Kaya

Simon Leviev

Photo :
  • imdb.com
img_title Tentara Israel Ramai-ramai Pajang Foto saat Perang di Aplikasi Kencan

Simon Leviev selalu memamerkan gaya hidup mewahnya di Instagram atau aplikasi kencan, Tinder. Dia tak malu memamerkan kemewahan hasil dari menipu korban-korbannya.

Apalagi dia juga senang memanjakan pasangannya dengan berbelanja barang mewah serta jalan-jalan. Dia membohongi korbannya untuk meraup hasil jutaan dolar.

Simon membohongi pasangan dengan cara mengaku sedang diburu oleh lawan bisnisnya. Hal ini menyebabkan dia tidak bisa mencairkan uang di kartu kreditnya. Pasangan pun iba kepadanya dan dengan mudah memberikan uang senilai fantastis kepada Simon Leviev.

Pelajaran yang kita ambil adalah bagi siapapun hendaknya berpenampilan sesuai kemampuan. Saat ini sudah ada istilah BPJS (Bujet Pas-pasan Jiwa Sosialita), jangan ditiru ya. Lebih baik berpenampilan sederhana apa adanya daripada harus menipu orang lain demi tampil menawan. 

2. Jangan Mudah Percaya Orang Secara Online

Simon Leviev

Photo :
  • Tangkapan Layar

Simon Leviev merupakan pria asal Israel bernama Shimon Hayut. dikisahkan memiliki nama asli Shimon Hayut. Pria yang mengaku anak konglomerat Lev Leviev itu mengaku sebagai CEO dari LLD Diamonds, sebuah perusahaan pemasok berlian. Usut punya usut, Simon Leviev ternyata tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan Lev Leviev apalagi sebagai anak.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut