5 Tradisi yang Hanya Bisa Dipahami Orang Korea, Nomor 4 Bikin Baper

Traditional wedding pyebaek
Sumber :
  • pixabay

VoxPop – Kamu pecinta musik Korea dan dramanya? Kenali juga tradisi uniknya yang hanya bisa dipahami oleh orang Korea. Dari ritual ulang tahun yang memprediksi nasib seseorang, hingga melempar kastanye ke pengantin wanita di hari pernikahannya. Berikut beberapa kebiasaan dan tradisi Korea yang paling tidak biasa dan mencari tahu apa artinya semua itu dikutip dari theculturetrip.com.

img_title Terjebak Kesepian Tanpa Disadari, 10 Kebiasaan Ini Diam-diam Membuat Seseorang Makin Sulit Punya Teman

1. Melempar Kastanye dan Menunggang Kuda

Traditional wedding pyebaek

Photo :
  • pixabay
img_title Bung Ropan Ungkap Alasan Kim Sang-sik Jadikan Timnas Indonesia Musuh Utama di Piala AFF 2026

Meskipun sebagian besar orang Korea memilih untuk memiliki pernikahan gaya Barat modern saat ini, banyak yang masih memasukkan kebiasaan tradisional ke dalam acara tersebut. Salah satunya adalah pyebaek, pertemuan khusus keluarga yang langsung dilakukan setelah resepsi pernikahan. Di sini, pengantin mengenakan pakaian tradisional Korea dan membungkuk dalam-dalam kepada orang tua mereka secara bersamaan.

Setelah itu, anggota keluarga melemparkan kastanye ke pengantin wanita, yang harus berusaha menangkapnya dengan hanboknya. Jumlah yang dia tangkap dikatakan berkorelasi dengan jumlah anak yang akan dia dan suaminya miliki. Pengantin pria kemudian akan membawa pengantin wanita di punggungnya di sekitar meja pyebaek untuk menunjukkan kemampuannya untuk mendukungnya. Kebiasaan ini berakar pada tradisi kuno di mana pengantin pria akan membawa istri barunya ke rumahnya. Kadang-kadang, bahkan ibu mertua dan nenek juga mendapatkan tumpangan!

img_title Ekspresi Megawati Hangestri Disorot Media Korea Setelah Dicadangkan Hillstate dalam Turnamen Pra-musim

2. Tangan Memilih Takdir Sendiri

Ilustrasi bayi

Photo :
  • Pixabay

Ulang tahun pertama bayi, atau dol, adalah peristiwa yang luar biasa di Korea, di mana di masa lalu penyakit dan kelaparan merenggut begitu banyak nyawa sehingga bertahan hidup di tahun pertama merupakan tonggak sejarah utama.

Puncak acara ini adalah ritual meramal yang disebut doljabi di mana anak ditempatkan di depan berbagai benda seperti buku, kuas dan celengan. Anak kemudian didorong untuk mengambil sebuah benda dari meja. Benda ini dipercaya bisa meramal masa depan anak.

Jika bayi memilih buku dia akan pintar, sedangkan uang menggambarkan kekayaan. Mikrofon mungkin menunjukkan karier yang sukses dalam seni pertunjukan, sementara stetoskop memprediksi masa depannya sebagai dokter. Jenis barang yang ditetapkan untuk dipilih bayi telah berubah seiring waktu sebagai respons terhadap persepsi masyarakat yang berkembang tentang kesuksesan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut