10 Alasan Orang Tidak Percaya Tuhan Menurut Riset Ilmuwan
- google.com
3. Pengalaman di Perguruan Tinggi.
Kampus IPB University, Bogor
Orang-orang yang kehilangan kepercayaan sering melakukannya di perguruan tinggi. Mengapa? Bisa jadi dari paparan orang-orang yang percaya hal lain atau profesor yang menyerang iman kepada Tuhan, dan orang yang dibesarkan di gereja ini bisa dibiarkan bingung dan bertanya-tanya apakah mereka bodoh untuk selamanya percaya.
4. Tentang Intelektual.
Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI.
Pertanyaan intelektual tentang iman sering kali dimulai antara tahun-tahun sekolah menengah dan perguruan tinggi dan dapat berlanjut tanpa batas. Ketika dihadapkan dengan pertanyaan yang tidak dapat dijawab, seseorang dapat menganggap bahwa iman yang mereka yakini tidak memadai atau tidak relevan.
Beberapa pertanyaan memiliki jawaban intelektual yang masuk akal, tetapi seseorang yang tidak dapat menemukan jawaban itu dapat dengan mudah berpaling dari iman mereka. Contoh pertanyaan ini mungkin:
- Jika Tuhan itu pengasih, mengapa ada begitu banyak kejahatan di dunia ini?
- Jika Tuhan menciptakan dunia dalam enam hari, bagaimana dengan evolusi dan dinosaurus?
- Mengapa Tuhan yang baik mengirim orang ke neraka?
5. Tentang Emosional.
Ketika wanita menahan beban emosional.
Saya telah menemukan bahwa kurangnya iman kepada Tuhan sering kali lebih disebabkan oleh tantangan emosional daripada alasan intelektual. Mengapa orang kehilangan iman mereka? Beberapa berbalik karena Tuhan tidak menjawab doa penting atau menyelamatkan mereka dari konsekuensi keputusan yang buruk.
Mereka mungkin telah disakiti oleh gereja atau dimatikan oleh orang-orang Kristen yang munafik. Satu studi menemukan bahwa banyak dari atheis paling terkenal tumbuh tanpa ayah.
Percaya pada Bapa surgawi yang baik dan pengasih mungkin sulit ketika anda mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan atau mungkin tidak adanya seorang ayah.
6. Menginginkan Kesatuan.
Sorot Kebangsaan Indonesia - NKRI - Kesatuan Bangsa
Ketika seorang mukmin bertemu dengan seseorang dari latar belakang agama yang berbeda, mereka mungkin merasa tidak nyaman mempertahankan keyakinannya. Mereka mungkin merenungkan diskusi atau perdebatan sebelumnya tentang agama.
Ketegangan ini dapat membuat mereka menarik kesimpulan bahwa akan lebih baik jika semua agama sama-sama benar, atau jika tidak ada yang benar.
7. Ingin Kemerdekaan Moral.
Ilustrasi moral.
Saya memiliki beberapa teman yang tidak percaya yang bersedia untuk mendiskusikan Tuhan dan mendengarkan bukti. Seiring waktu, saya dapat membantu mengungkapkan Tuhan.
