Kisah Zahid, Pria Buruk Rupa yang Jasadnya Diperebutkan Bidadari
- U-Report
Akhirnya Said bertanya kepada Zahid, " Wahai saudaraku betulkan surat ini dari Rasulullah?"
Zaid pun menjawab, "Apakah engkau pernah mendapati aku berbohong?"
Dalam suasana yang seperti itu, putri dari Said yaitu Zulfah datang dan berkata, "Wahai ayah, mengapa sedikit tegang dengan tamu ini, bukankah lebih baik dipersilahkan masuk?"
Sang ayah pun menjawab, "Wahai anakku, ini adalah seorang pemuda yang hendak melamarmu,"
Setelah dirinya melihat keadaan Zahid, Zulfah pun merasa dirinya terhina. Maka, sambil menangis ia berkata: " Wahai ayah, banyak pemuda yang tampan dan kaya raya semuanya menginginkan aku, aku tak mau dengan dia ayah!"
Setelah mempertimbangkan kemauan sang anak, Said pun mengatakan sebenarnya kepada Zaid, "Wahai Saudaraku, engkau tahu sendiri anakku tidak mau. Bukan aku menghalanginya, tapi tolong sampaikan hal ini pada Rasulullah bahwa lamaranmu ditolak,."
Mendengar nama Rasulullah disebut, Zulfah pun bertanya kepada ayahnya," Wahai ayah, mengapa membawa-bawa nama Rasulullah?"
Ayah pun langsung menjawabnya, "Surat lamaran pada dirimu ini adalah perintah Rasulullah”. Ketika Zulfa mengetahui bahwa lamaran tersebut adalah perintah Rasulullah, ia pun dibuat kaget kemudian beristighfar beberapa kali.
"Wahai ayah, mengapa engkau tidak bilang dari tadi ayah berkata bahwa lamaran ini adalah perintah dari Rasulullah SAW. Kalau begitu segera nikahkan aku dengan pemuda ini. Karena aku mengingat firman Allah dalam Alquran surah An Nur: "Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka diminta Allah dan Rasulnya agar Rasul yang mengadili (mengambil keputusan) di antara mereka, ucapan yang muncul hanyalah: kami mendengar, dan kami patuh dan taat". Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."(QS.An Nur 24:Ayat 51)
Pada akhirnya, pernikahan antara keduanya pin akan disegerakan, dan Zahid pun pulang dalam keadaan gembira. Di mana ia merasa senang, lantaran lamarannya telah diterima.
Namun ketika menjelang hari pernikahan, tetapi rencana Allah tiba-tiba, ada hal yang harus dilakukan oleh Zahid menjelang hari H pernikahannya bersama Zulfa. Di mana, Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam memerintahkan kepada kaum muslim untuk pergi ke medan perang dalam beberapa waktu.
