Ada Pandemi, Inilah 4 Tanda Kiamat yang Sudah Muncul

Ilustrasi kiamat.
Sumber :
  • World Anvil

VoxPop – Tanpa disadari ada beberapa tanda kiamat yang sudah muncul. Hari kiamat atau hari akhir, merupakan tanda ujung dari kehidupan yang dipercayai oleh semua umat beragama yang akan terjadi. Tanda-tanda kiamat banyak dibahas di dalam kitab suci dan dibicarakan oleh pemuka agama.

img_title Laba BUMI Melonjak 188 Persen, Emiten Bakrie-Salim Raup Untung US$58,85 Juta pada Semester I-2026

Namun, ternyata hari kiamat tidak hanya dipahami secara agamais, beberapa kelompok lain seperti masyarakat yang mengusung budaya tertentu, para ilmuwan, mereka juga punya tanda kiamat yang mereka percaya. 

Ilmuwan mempunyai prediksi dari ribuan penelitian yang telah mereka lakukan, tentang tanda kiamat Bumi ini. Misalnya, Bumi akan hancur akibat bersinggungan dengan benda langit, yang diperkirakan akan terjadi jutaan tahun yang akan datang.

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Para ilmuwan juga memprediksi bahwa kiamat akan terjadi kapan saja dalam waktu yang tidak dapat ditentukan. Bahkan, beberapa tanda kiamat sudah muncul. 

1. Erupsi

img_title Komunitas Lintas Iman Bentuk Sekretariat untuk Jaga Bumi

Erupsi Gunung Merapi

Photo :
  • vstory

Erupsi yang terjadi bisa jadi menjadi tanda kiamat yang sudah muncul. Karena jika terjadi erupsi di supervulkanik akan banyak sekali kehidupan yang akan diterjang habis oleh bencana itu. Bahkan, para ilmuwan meyakini kepunahan massal terbesar yang ada di kehidupan di Bumi terjadi karena erupsi lewat fenomena The Great Dying.

Erupsi tersebut terjadi hampir seperempat milyar tahun yang lalu, 90 persen kehidupan di Bumi musnah karena bencana ini. Yang tersisa hanya 4 persen saja dari kehidupan yang bertahan, dan itupun dari ekosistem laut. Penyebab dari kejadian ini karena 'banjir erupsi basal' dari letusan supervulkanik di area Siberia.

Dari peristiwa ini, menyebabkan bukaan besar di Bumi. Letusan ini menyebar area yang sangat luas, dan diyakini terjadi saat daratan Bumi yang terdiri dari satu benua, atau Pangaea.

Letusan tersebut menyentuh area seluas 3 juta kilometer kubik, dan fenomena ini berlangsung selama jutaan tahun. Sehingga di era ini, Bumi diselimuti angka karbon dan sulfur dioksida yang tinggi.

2. Ledakan Sinar Gamma

Ilustrasi ledakan sinar gamma di antariksa

Photo :
  • ww.rt.com/NSF/LIGO/Sonoma State University/A. Simonnet

Tidak hanya dari bumi, tanda-tanda kiamat bisa terjadi dari luar Bumi, namun juga dari Antarika. Bencana yang terjadi di antariksa ini bernama ledakan sinar gamma, ledakan antariksa paling kuat di alam semesta.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut