Fakta Pernikahan Gay yang Semakin Meningkat
- Mirror.co.uk
VoxPop Lifestyle – Pernikahan sesama jenis atau pernikahan antara dua orang yang berjenis kelamin sama, seperti pria dengan pria dan wanita dengan wanita, telah menjadi perdebatan kontroversial di seluruh dunia dan yang terbaru, selama dua dekade terakhir.
Pada 2016, pernikahan sesama jenis telah disahkan di 22 negara, termasuk Amerika Serikat. Negara Bagian Massachusetts adalah negara bagian pertama di Amerika yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Pada Juni 2015, Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan pernikahan sesama jenis sebagai hal yang sah di seluruh negeri.
Sejak saat itu, pernikahan sesama jenis menjadi lebih populer dan kontroversial baik dalam urusan politik maupun media sosial, meningkatkan perdebatan yang terus mengubah pikiran warga.
Dari pencabutan 'Don't Ask, Don't Tell' pada tahun 2011 hingga pernyataan Presiden Barack Obama tahun 2012 bahwa ia percaya pada pernikahan gay, Amerika sekarang mengizinkan warga gaynya untuk mengatakan 'Saya bersedia' alih-alih 'Saya tidak bisa. .'
Pernikahan Gay
- kcbs.com
Sejarah Pernikahan Sesama Jenis
Asal usul pernikahan sesama jenis tidak hanya dimulai pada abad ke-20. Individu gay di seluruh dunia memiliki kemewahan untuk diakui sebagai pasangan dan kekasih mulai lebih dari 1.500 tahun yang lalu. Percaya atau tidak, hubungan sesama jenis diizinkan di Mesir kuno, provinsi Fujian di Cina selatan pada Dinasti Ming, dan zaman Eropa kuno lainnya.
Selama masa ini, pernikahan sesama jenis diakui secara luas sampai agama Kristen menjadi agama yang paling dominan di Kekaisaran Romawi. Itu adalah Kode Theodosian 312 CE yang melarang pernikahan sesama jenis di Roma kuno, memerintahkan mereka yang sebelumnya menikah dengan anggota sesama jenis untuk dieksekusi.
Pelaku pernikahan sesama jenis yang beredar.
Fakta Pernikahan Sesama Jenis
Ada banyak fakta menarik yang menggambarkan pandangan tentang pernikahan sesama jenis, terutama sepanjang abad ke-20.
Hingga tahun 1973, American Psychological Association (APA) mendefinisikan homoseksualitas sebagai gangguan kesehatan mental dalam Manual Diagnostik dan Statistik untuk Gangguan Mental (DSM). Ini karena pergeseran pandangan masyarakat tentang cinta dan hubungan sesama jenis, versus fakta bahwa sodomi sebagian besar masih ilegal di Amerika Serikat.
