Begini Asal-usul Perayaan Imlek

Penjual pernak-pernik Imlek di Glodok
Sumber :
  • VoxPop/Anisa Aulia

VoxPop Lifestyle – Tahun Baru China atau Imlek tahun ini akan dirayakan pada Minggu 22 Januari 2023. Pada perayaan ini, setiap orang yang merayakanan datang mengunjungi vihara untuk berdoa memohon kebaikan dirinya dan keluarganya di tahun yang baru.

img_title KPK Buka Penyelidikan Baru Kasus Suap Dolar Singapura ke Menhut Raja Juli

Lalu bagaimana sejarah peristiwa tahun baru imlek? Menurut History.com, perayaan Imlek ini berdasarkan pada kalender lunar Tiongkok yang dimulai sejak abad ke-14 SM selama Dinasti Shang. Tidak seperti kalender Barat, kalender China ini akan disetel ulang setiap kali dipimpin oleh seorang kaisar. Karena sering diatur sesuai dengan fase bulan dan solstis matahari, kick-off ke Tahun Baru Cina bervariasi setiap tahunnya. Scroll selanjutnya ya.

Rata-rata, Tahun Baru China dimulai dengan kedatangan bulan baru yang terjadi antara akhir Januari dan akhir Februari. Dan perayaan ini berlangsung sampai Festival Lentera, yaitu saat bulan purnama di tempat. Ini bisa memakan waktu sekitar 15 hari, yang memberi semua orang banyak waktu untuk perayaan.

img_title Hotman Paris Bantah Ambil Angpao Pernikahan Anak, Fritz Hutapea Langsung Beri Respons Menohok Lewat Komentar IG

Perayaan Imlek di Klenteng Sam Poo Kong Semarang.

Photo :
  • VoxPop/Teguh Jokow Sutrisno

Yang juga menarik pada perayaan ini adalah penggunaan amplop merah yang berisi uang untuk dibagikan selama perayaan Tahun Baru Imlek. Soal asal-usul tradisi ini pun beragam. Menurut University of California, Irvine, satu sumber yang populer adalah legenda seorang anak yatim piatu, saat Dinasti Sung. Dirinya pun pernah memenangkan pertempuran melawan iblis besar yang meneror desa Chain-Chieu.

img_title KPK Sebut Soal Amplop untuk Menhut Raja Juli Antoni Sudah Case Closed

Sebagai hadiah, para tetua desa memberi anak itu sebuah amplop merah yang berisi uang penuh. Apa pun alasannya, amplop merah merupakan bagian integral dari Tahun Baru Cina hingga hari ini.

Selain itu, yang juga menjadi tradisi saat perayaan tahun baru Imlek ini adalah keberadaan petasan. Seorang penulis ShaoLan Hsueh membagikan cerita dibalik legenda ini di Ted.com. Berdasarkan cerita dia, saat itu ada seorang peri yang menyamar sebagai seorang lelaki tua, menyelamatkan sebuah kota dari monster mengerikan dengan melemparkan batang bambu ke api unggun. Ledakan yang dihasilkan oleh bambu menakuti monster itu. Dari situlah petasan dinyalakan saat tahun baru imlek untuk menangkal roh jahat di masa lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut