Studi Ungkap Makanan yang Sering Disebut Tak Sehat, Ternyata Malah Baik Untuk Tubuh

Kentang Goreng
Sumber :
  • Pixabay/ Pexels

VoxPop Lifestyle – Kita pasti sering mendengat bahwa banyak yang melebeli suatu makanan dengan kata “jahat dan baik”. Contohnya, seperti kentang goreng dianggap makanan yang tak sehat. Padahal menurut studi berikut ini, kentang goreng memiliki manfaat yang lumayan besar untuk tubuh, jika dikonsumsi dengan baik. 

img_title Deretan Makanan Khas Indonesia yang Ngetren di Dunia, Ada Satu yang Lagi Viral

"Kita cenderung memandang makanan sebagai baik atau buruk bagi kita," kata Lisa Young, seorang ahli diet terdaftar di Universitas New York dan penulis buku studi" “Finally Full, Finally Slim," melansir New York Post.

Namun, katanya, pemikiran seperti itu belum tentu berguna atau sehat. “Umumnya, sebagian kecil dari(setiap) makanan itu baik-baik saja,” katanya.

img_title Ada Rahasia di Balik Makanan Aman, Bisa Menentukan Kualitas Hidup di Masa Mendatang!

Apalagi, sebenarnya ada banyak makanan favorit kita, yang kita anggap tak sehat ternyata makanan tersebut dikemas dengan nutrisi penting. "Makanan-makanan itu mendapat reputasi buruk contohnya seperti kentang goreng, yang merupakan bentuk kentang putih. Tapi sebenarnya kentang putih itu sendiri tidak buruk."

img_title Membongkar Fakta di Balik Makanan Cepat Saji, Praktis Sesaat, tapi Berisiko di Masa Depan

Kentang goreng

Photo :
  • Eat This

“Kentang goreng memiliki banyak serat dan potasium,” lanjutnya. Plus masing-masing adalah satu unit, membuat kontrol porsi menjadi sederhana, ujarnya.

Namun, harus diingat untuk berhati-hati untuk tidak berlebihan dengan topping yang memanjakan. Alih-alih menggunakan saos krim asam dan daun bawang biasa, gantilah dengan yogurt Yunani yang dikemas dengan protein dan sayuran segar, seperti tomat cincang atau bayam.

Memang, camilan sebelum makan malam yang disukai banyak orang berkalori tinggi, tetapi bukan berarti kita tidak boleh mengonsumsi itu. "Keju juga menyediakan protein (dan) kalsium, jadi pasti ada tempat baik dalam makanan untuk keju," kata Young.

Keju yang lebih keras seperti keju cheddar, Swiss dan parmesan dan biru biasanya lebih sehat daripada keju lunak, seperti brie, karena mengandung lebih banyak kalsium. Plus, keju tua telah diidentifikasi membantu pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

"Keju mentah dan yang dipasteurisasi mengandung bakteri baik yang dapat bermanfaat bagi mikrobiota usus manusia," kata Adam Brock, wakil presiden keamanan pangan, kualitas dan kepatuhan peraturan untuk Dairy Farmers of Wisconsin, kepada The Washington Post.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut