Bermodal Rp600 Ribu, Geliat Brand Lokal Sukses Kembangkan Bisnis Clothing

Clothing Miracle Mates
Sumber :
  • ist

Tapi Fadli ogah menyerah, ia terus memutar otak dan mencari jalan keluar dari berbagai kesulitan tersebut. Alih-alih mengalami kerugian, justru ketika COVID-19 melanda, Miracle Mates semakin berjaya dan dikenal banyak orang.

img_title Fast Fashion vs Sustainable Fashion, Apa Bedanya?

“Akhirnya itu adalah titik kali pertama Miracle Mates bikin toko di e-commerce. Market Miracle Mates yang awalnya hanya offline saja, ketika itu justru mendapat sambutan cukup luar biasa dari market online. Itu menjadi awal di mana Miracle Mates mendapat penghasilan yang sepadan,” tutur Fadli.

img_title Bukan soal Pelit! Ini 9 Hal yang Masih Rela Dibayar Generasi 60-80an, tapi Dianggap Tak Penting oleh Gen Z

Keseriusan Fadli dalam mendirikan Miracle Mates harus dibayar dengan merelakan sebagian masa mudanya.

Ia meninggalkan waktu untuk nongkrong hingga mengesampingkan keinginannya untuk memiliki pacar, karena sebagian besar waktunya dihabiskan untuk memikirkan Miracle Mates.

img_title Cara Gen Z, Milenial, Gen X, dan Baby Boomer Menghabiskan Uang Ternyata Beda Jauh, Siapa yang Paling Boros?

Berbagai pengorbanan itu membuahkan hasil yang sepadan bagi Fadli. Antrean pengunjung telah menjadi pemandangan yang biasa di toko Miracle Mates yang berdiri di The Hallway, Pasar Kosambi, Kota Bandung.

“Dengan modal awal Rp600 ribu, lebaran kali ini (2023) Miracle Mates berhasil menghasilkan omzet lebih dari Rp1 miliar dalam satu bulan. Angka yang patut disyukuri meski sejujurnya bukan itu yang bisa memuaskan aku untuk melakoni karier sebagai pengusaha,” kata Fadli.

4. Mengembangkan Sesuatu Sambil Main

Ditanya mengenai kiat mendirikan local brand untuk mendapatkan kepercayaan dari pasar, Fadli menjawabnya dengan santai. Ia menjelaskan bahwa kunci dari kesuksesannya ialah dengan terus berupaya konsisten, mengingat 9 tahun bukanlah waktu yang sebentar.

“Untuk bisa konsisten, kuncinya kita harus menyukai apa yang sedang kita jalani. Misalnya aku, ya aku suka banget fashion, suka industrinya, suka orang-orangnya, dan aku bergaul di lingkungan itu. Jadi cobalah untuk mengembangkan sesuatu sambil main, sehingga dijalankannya bisa dengan enjoy,” tutur Fadli.

Di sisi lain, kata Fadli pada pengusaha generasi z sepertinya, jangan melupakan motivasi untuk terus membanggakan orangtua. Sejatinya keluarga adalah faktor yang sangat mendukung dan dapat memberi semangat untuk terus melanjutkan bisnisnya.

“Berbagai permasalahan yang muncul di keluarga, justru aku jadikan semangat untuk gak nyerah buat Miracle Mates,” tutur Fadli.

Rumah cluster terjangkau dan subsidi yang ditawarkan Perumnas.

Milenial dan Gen Z Banyak yang Ambil Rumah Subsidi, BP Tapera Ungkap Alasannya

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan pertumbuhan keluarga muda menjadi pendorong utama permintaan rumah subsidi meningkat pada saat ini.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut