Ekosistem Canggih UMKM, Toko Kelontong Tradisional Jadi Makin Modern

Ilustrasi berbelanja di toko kelontongan.
Sumber :
  • Istimewa

JAKARTA – UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) adalah sektor bisnis yang semakin berkembang di banyak negara, termasuk Indonesia. UMKM juga menjadi sumber lapangan kerja bagi masyarakat, serta dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di daerah.

img_title Mendag Budi Santoso Tekankan Perlindungan Kekayaan Intelektual Jadi Kunci Produk Indonesia Tembus Pasar Global

Seiring perkembangan zaman UMKM tidak bisa hanya berpatok pada bisnis offline atau retail saja namun harus merambah kepada dunia Digital. UMKM juga harus bisa bersaing di dunia digital sehingga bisa lebih memaksimalkan usahanya agar bisa lebih mudah dikenal oleh banyak orang.

Penting bagi UMKM untuk terus beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi serta mengembangkan strategi bisnis yang kompetitif. Perlu dipahami, UMKM harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar dan teknologi. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

img_title MyPertamina Tebar Produk UMKM Binaan Gratis di GIIAS 2026

UMKM harus memanfaatkan teknologi informasi dan internet untuk memperluas jangkauan pemasaran dan penjualan produk atau jasa mereka. Selain itu, penggunaan media sosial dan platform e-commerce dapat membantu UMKM dalam mempromosikan produk mereka dan menjangkau pasar yang lebih luas.

PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) terus membuktikan perannya dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya pelaku usaha toko kelontong yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC).

img_title Mengupas Aplikasi Transformasi Digital UMKM, Inovasi yang Membantu Pelaku Usaha Bertahan di Tengah Persaingan

Toko Kelontong Binaan SRCIS.

Photo :
  • Dokumentasi src.

SRC merupakan bagian dari program Sampoerna untuk memberdayakan UMKM Indonesia khususnya toko kelontong, dengan tujuan meningkatkan daya saing dan bersama-sama #JadiLebihBaik agar UMKM semakin naik kelas.

Hingga Kuartal III tahun 2023, jumlah toko SRC di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 243 ribu toko yang tergabung dalam 8.200 paguyuban, serta aktif berkolaborasi dengan 6.300 Mitra SRC yang merupakan toko grosir.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang memberikan keynote speech dalam Talkshow “SRC untuk Indonesia: UMKM Berkelanjutan untuk Indonesia #JadiLebihBaik” pada Rabu 27 September 2023, memberikan apresiasi kepada SRCIS atas komitmen dan peran aktifnya dalam membina dan mengembangkan UMKM di Indonesia, khususnya Toko SRC.

Lebih lanjut, Menko Perekonomian menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mengembangkan UMKM.

“UMKM merupakan pilar penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta adalah kunci untuk optimalisasi. Pemerintah mengapresiasi langkah SRC yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Airlangga, secara virtual.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut